7 Ciri dan Contoh Orang Yang Kreatif Dalam Wirausaha

Posted on

Ciri – ciri dan Contoh Orang Yang Kreatif Dalam Wirausaha

CIRI-CIRI ORANG KREATIF – Menurut David Campbell, ciri-ciri orang kreatif dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu ciri-ciri pokok, ciri-ciri  yang memungkinkan, dan ciri-ciri sampingan.

CIRI-CIRI ORANG KREATIF

Ciri-ciri pokok

Ciri-ciri pokok orang kreatif adalah melahirkan ide, gagasan, pemecahan masalah, cara-cara baru, dan penemuan.

  • Seseorang dapat melahirkan ide-ide dengan mencari jalan termudah bagi dirinya sendiri. Misalnya, kamu sukar belajar dengan membaca sekali saja. Dengan mengubah cara belajar dengan membaca sambil membuat rangkuman berupa tulisan yang mudah dibawa-bawa, ternyata lebih mudah menguasai pelajaran. Hal ini berarti menemukan jalan termudah bagi diri sendiri.
  • Seseorang dapat melalirkan ide-ide dengan mengubah kekurangan menjadi kelebihan. Misalnya, seseorang mempunyai kekurangan segi fisik badannya, seperti cacat mata (buta). ia mempunyai kekurangan pada matanya, namun orang tersebut berlatih bermain musik dengan beberapa peralatan musik yang mampu dimainkan bahkan dapat pula melakukan olah vokal sehingga menjadikan dirinya punya kelebihan. Kekurangan berupa kebutaan berusaha diubah menjadi kelebihan bermain musik dan menyanyi.

Ciri-ciri yang memungkinkan

Ciri-ciri yang memungkinkan orang kreatif adalah tindakan untuk mempertahankan ide, gagasan, dan kreativitas yang sudah dihasiikan. Hal ini dapat dilakukan melalui kemampuan bekerja keras, berpikir mandiri, dan pantang menyerah.

Kemampuan bekerja keras

Seseorang yang sudah berhasil memperoleh pekerjaan dengan penghasilan yang layak, jika ditanya apa kiatnya sehingga dapat memperoleh pekerjaan dengan penghasilan yang layak, jawabannya ternyata kemampuan bekerja keras.

Baca Juga :  Psikotes - Pengertian, Tujuan Dan Contoh Soalnya Lengkap

Drama yang kita nikmatimelalui televisi atau film melalui layar lebar diciptakan dengan ide disertai kemampuan kerja keras. Proses pengambilan gambar dengan mendandani para pemain, pengaturan tempat dan waktu, editing, dubbing suara, sampai penyajian dalam bentuk siaran di televisi atau pemutaran di layar lebar dikerjakan siang dan malam dengan kerja keras.

Berpikir mandiri

Kreativitas diperoleh dengan berpikir mandiri. Walaupun sebagian orang berhasil dengan meniru perilaku orang lain, namun lebih terasa keberhasilan jika memulai dan pikiran sendiri. Kemandirian berpikir bukan berarti tidak mau menerima gagasan orang lain atau perubahan waktu dan selera, tetapi orang kreatif tetap menerima gagasan orang lain yang benar dan sesuai kenyataan.

Misalnya, seorang penjahit pakaian memiliki kemandirian berpikir dengan mampu membuat desain pakaian laki-laki dan perempuan. Gagasan dan pikirannya dituangkan dalam desain pakaian jas laki-laki dan perempuan berupa gambar dan potongan patronnya.

Namun kenyataan memperlihatkan bahwa potongan jas tersebut tidak diminati, maka penjahit pun segera mengubah desainnya menyesuaikan selera pemakai. Penjahit tersebut telah melakukan tindakan kreatif melalui pemikirannya sendiri dan menerima gagasan orang lain sesuai kenyataan yang terjadi pada waktu tersebut.

Pantang menyerah

Pemenuhan kebutuhan sehari-hari memerlukan tindakan kreatif. Tindakan memilih dan memutuskan kebutuhan yang paling mendesak untuk dipenuhi dengan pikiran yang matang merupakan salah satu tindakan kreatif.

Namun perlu diikuti tekad pantang menyerah. Sikap pantang menyerah akan mendorong seseorang bertahan dan terus maju dalam segala situasi.

Misalnya, seorang petani suatu ketika tanamannya terkena hama sehingga panennya hampir separuh menurun. Petani tersebut pantang menyerah dan melakukan tindakan kreatif dengan memeriksa dan meneliti jenis hama yang menyerang padinya, sekaligus melakukan pembasmian hama dan memberikan pupuk. Ternyata hama bisa dibasmi dan hasil penennya meningkat.

Baca Juga :  35+ Motif Batik Tradisional Indonesia Dari Berbagai Daerah Lengkap

Ciri-ciri sampingan

Ciri-ciri sampingan adalah ciri yang tidak langsung berhubungan dengan penciptaan atau menjaga ide-ide yang sudah ditemukan agar tetap hidup dan berlaku dan sekaligus mempengaruhi perilaku orang-orang kreatif. Beberapa orang kreatif memiliki ciri yang kurang acuh dengan orang lain. ini merupakan akibat sampingan dari para orang kreatif yang menganggap dirinya mampu melakukan terobosan baru tanpa bantuan pihak lain.

Misalnya, Pak Memet penjual bakso yang sudah banyak dikenal para langganannya, mulai bersifat angkuh dan tidak mau melihat perubahan di sekelilingnya. Suatu ketika, Pak Charitas penjual bakso yang lain, menawarkan harga yang lebih murah dan rasa yang lebih enak sehingga baksonya lebth laku teijual. Akhirnya sebagian langganan Pak Memet beralih ke Pak Charitas.

Pak Memet yang telah memiliki kreativitas, selayaknya tidak menutup diri untuk mencari tahu penyebab larinya para langganannya pada Pak Charitas. Jika melakukan penyelidikan maka tindakan itu termasuk kreativitas, namun bila tidak melakukan maka termasuk tindakan yang tidak kreatif namun termasuk akibat sampingan yang dimiliki orang-orang yang kreatif.

Orang yang kreatif harus mengembangkan ciri-ciri pokok dan ciri-ciri yang memungkinkan saja. Sedang ciri sampingan selayaknya dihindari bahkan dihilangkan karena akan menghambat kemajuan seseorang.

Baca Juga :