8 Karakteristik Dan Ciri-Ciri Masalah Sosial Masyarakat Lengkap

Posted on

8 Karakteristik Dan Ciri-Ciri Masalah Sosial Masyarakat Lengkap

Ciri-Ciri Masalah – Perubahan sosial yang biasanya disebabkan oleh perkembangan zaman yang semakin maju, akan berdampak pada munculnya beragam masalah sosial. Apa yang dimaksud dengan masalah sosial? Yaitu suatu kondisi yang tidak diinginkan oleh sebagian besar anggota masyarakat karena dianggap tidak ideal atau tidak sesuai dengan nilai yang ada di masyarakat. Kondisi ini juga ditakutkan akan mengancam ketentraman bahkan membahayakan kehidupan masyarakat sosial.

8 Karakteristik Dan Ciri-Ciri Masalah Sosial Masyarakat

Ada banyak sekali contoh masalah sosial yang bisa ditemui dalam kehidupan masyarakat. Contoh masalah sosial dalam masyarakat adalah masalah kemiskinan dan pengangguran yang hingga hari ini masih sulit untuk diselesaikan. Serta ada banyak lagi masalah sosial yang lainnya. Keadaan atau kondisi itu disebut sebagai masalah sosial, atau karakteristik masalah sosial. Sebelum membahas tentang ciri-ciri masalah dalam kehidupan masyarakat, berikut ini beberapa penjelasan dari para ahli tentang pengertian masalah sosial.

  1. Soerjono Soekanto. Masalah sosial adalah ketidaksesuaian yang terjadi di dalam masyarakat diantara unsur kebudayaannya, yang dapat membahayakan hubungan sosial atau kehidupan masyarakat yang lainnya.
  2. Martin S. Weinberg. Masalah sosial adalah kondisi yang bertentangan dengan nilai yang penting di dalam masyarakat, hingga masyarakat sepakat untuk melakukan sesuatu demi merubah kondisi itu.
  3. Lesli. Masalah sosial adalah kondisi yang dianggap mempunyai pengaruh yang besar serta tidak diinginkan di kehidupan masyarakat. Sehingga harus dilakukan suatu tindakan atau upaya untuk mengatasinya.
  4. Soetomo. Masalah sosial adalah keadaan/kondisi yang tak diinginkan terjadi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.
  5. Arnold Rose. Masalah sosial ialah suatu situasi yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat, yang dianggap bisa membawa kesulitan bagi masyarakat tapi masih dapat diubah.

Dari beberapa pendapat ahli tersebut disimpulkan bahwa masalah sosial adalah kondisi yang tidak diinginkan atau tidak diharapkan hadir, di dalam kehidupan masyarakat. Karena hal itu dianggap bisa mengganggu ketentraman dan juga hubungan masyarakat hingga dibutuhkan suatu kesepakatan bersama dalam melakukan tindakan, dalam mengatasi atau memperbaiki kondisi itu.

Karakteristik Dan Ciri Masalah Sosial

Timbulnya masalah di dalam masyarakat dapat disebabkan oleh kondisi dimana kebutuhkan pokok belum bisa terpenuhi, dengan cara yang menyeluruh. Sehingga selama kebutuhan manusia belum terpenuhi, akan terus muncul masalah di kehidupan masyarakat tersebut baik masalah dengan konteks kecil maupun besar. Dan termasuk di dalamnya masalah sosial. Dapat dipahami juga ciri khas dari masalah sosial, yang pada umumnya terjadi di masyarakat. Ciri khas tersebut antara lain :

  • Masalah yang timbul mencerminkan atau berhubungan dengan kesadaran moral anggota masyarakat yang berdasarkan atas nilai di dalam kehidupan masyarakat.
  • Timbulnya keresahan umum di dalam masyarakat artinya sudah terbentuk persepsi pada ancaman yang bisa ditimbulkan dari masalah itu sendiri.
  • Munculnya kesadaran bahwa masalah tak bisa diatasi sendiri tetapi harus ada kerjasama dengan sesama anggota masyarakat.
Baca Juga :  Evolusi : Pengertian, Jenis Dan Perkembangannya Lengkap

Selain ciri khas tersebut di atas, masalah sosial mempunyai butir atau poin yang penting diantaranya yaitu :

  • Merupakan kondisi yang dinyakan oleh setiap anggota masyarakat.
  • Terdapat ketidaksesuaian pada nilai masyarakat.
  • Menjadi sesuatu yang signifikan bagi warga masyarakat.
  • Suatu keputusan dan upaya bersama yang dibutuhkan untuk mengatasi dan mengubah situasi tersebut.

Ciri-ciri masalah sosial dibedakan menjadi empat poin yang penting. Diantaranya :

1. Masalah Sosial Bersifat Relatif Dimana Berkaitan Dengan Nilai-Nilai Sosial Dalam Masyarakat

Contohnya :

  • Masalah sosial berhubungan erat dengan nilai moral yang dianut oleh seluruh anggota masayarakat.
  • Masalah sosial berhubungan erat dengan struktur sosial di masyarakat yang bisa menentukan sesuatu dengan normal/abnormal bagi anggota masyarakatnya.
  • Masalah sosial bila dilihat dengan cara vertikal dan horizontal menjadi berbeda.

2. Masalah Sosial Bersifat Implikatif atau Saling Berkaitan Satu Dengan yang Lainnya

Yang dimana keterikatan tersebut menyangkut tiga masalah di dalam kehidupan masyarakat, yaitu :

  • Masalah primer yang merupakan kondisi yang dianggap berpengaruh sehingga bisa menimbulkan masalah yang lainnya, ataupun kerusakan di dalam masyarakat.
  • Masalah sekunder yaitu kondisi yang dianggap sebagai dampak dari adanya masalah primer.
  • Masalah tersier yaitu kondisi yang berbahaya karena adanya masalah yang dominan dari masalah primer atau sekunder.

3. Masalah Sosial Bersifat Kompleks

Masalah sosial yang sifatnya kompleks dikarenakan oleh masalah itu sendiri yang muncul di dalam kehidupan masyarakat dengan cara yang mendadak, serta dilatarbelakangi oleh beberapa faktor penyebab masalah sosial yang rumit. Faktor penyebab itu bisa berasal dari masalah ekonomi,  sosial, politik, psikologis, biologis, maupun dari kepribadian anggota masyarakat. Masalah sosial juga tak mudah ditangani atau diselesaikan, serta akibat dan dampak yang ditimbulkan sulit diramalkan.

Baca Juga :  Apresiasi : Pengertian, Seni, Fungsi, Manfaat, Tujuan Dan Bentuk Apreasiasi Lengkap

4. Masalah Sosial Dapat Berubah Dari Waktu ke Waktu

Menurut RH Lauer ada tiga jenis masalah yang dilihat dari perhatian masyarakat, yaitu :

  • Masalah sosial yang terus menerus mengancam seperti permasalahan perang dan damai.
  • Masalah sosial yang muncul dengan cara periodik seperti adanya kemerosotan nilai moral di dalam masyarakat.
  • Masalah sosial yang teratur bisa muncul dan menghilang seperti pengangguran serta kesenjangan dalam masyarakat.

Kesimpulannya ada ciri masalah sosial yang umum terjadi dalam masyarakat, diantaranya :

  • Masalah yang muncul dalam masyarakat berhubungan dengan kesadaran moral dari anggota masyarakat.
  • Masalah yang muncul menimbulkan keresahan umum, yang mendorong masyarakat untuk mempunyai persepsi yang sama tentang dampak negatif yang ditimbulkan.
  • Masalah yang muncul tidak bisa diatasi sendiri hingga dibutuhkan kerjasama dari masyarakat dan pemerintah di dalam upaya mengatasinya.
  • Masalah yang timbul dirasakan oleh seluruh anggota masyarakat secara umum.
  • Masalah yang timbul akan dinilai negatif atau meresahkan dan tidak menyenangkan bagi kehidupan di masyarakat.
  • Masalah yang timbul bisa menimbulkan perpecahan di kehidupan masyarakat itu sendiri.

Adapun karakteristik masalah sosial yang muncul di masyarakat. Yang menjadi kondisi yang tak diharapkan muncul di masyarakat. Dalam kategorinya kondisi itu harus memenuhi karakteristik di bawah ini. Diantaranya yaitu :

1. Masalah Sosial Dirasakan Oleh Banyak Orang

Masalah disebut masalah sosial bila masalah itu mempunyai dampak/efek bagi banyak orang. Meskipun dirasakan oleh banyak orang tetapi tetap ada batasannya tentang jumlah orang yang harus terpenuhi. Sehingga meskipun hanya dirasakan oleh dua orang atau lebih, mungkin saja masalah itu disebut dengan masalah sosial.

2. Masalah Sosial Menimbulkan Kondisi yang Tidak Menyenangkan

Pemahaman serta penilaian dari masyarakat tentang masalah sosial dapat berpengaruh pada kondisi yang disebut dengan masalah sosial atau bukan. Tetapi suatu hal yang pasti adalah masalah sosial adalah sesuatu yang menimbulkan kondisi yang tidak diharapkan/diinginkan oleh masyarakat, karena menimbulkan kondisi yang tidak menyenangkan.

Baca Juga :  Media Sosial : Pengertian, Ciri-Ciri dan Fungsinya Menurut Para Ahli Lengkap

3. Masalah Sosial Memerlukan Suatu Pemecahan

Masalah sosial yang menyebabkan kondisi yang tak menyenangkan pasti memerlukan pemecahan masalah oleh masyarakat, dan untuk masyarakat itu sendiri. Dalam memecahkan masalah sosial yang ada dibutuhkan kesepakatan atau kerjasama, dalam menghadapi masalah itu sendiri.

4. Pemecahan Masalah Sosial Harus Secara Keseluruhan atau Kolektif

Diperlukan upaya atau pemecahan masalah yang secara menyeluruh, melibatkan banyak pihak. Artinya masalah itu adalah masalah sosial. Contohnya saat dibutuhkan kerjasama antar masyarakat dengan pemerintah, dalam menghadapi masalah yang muncul serta mengancam kehidupan masyarakat. Pemecahan itu dapat berupa aksi sosial, kebijakan sosial atau perencanaan sosial.

Mempelajari atau memahami masalah sosial yang ada di masyarakat adalah hal yang penting. Karena dengan masyarakat memahami faktor dan ciri-cirinya hal itu bisa membantu perencanaan atau pencegahan timbulnya masalah sosial dan juga dampaknya. Khususnya upaya dalam mengatasi masalah sosial di Indonesia. Sebagai salah satu penyelesaian masalah ketenagakerjaan atau pengangguran di Indonesia.

Kesimpulannya masalah sosial adalah keadaan yang tidak diharapkan muncul dalam kehidupan masyarakat. Karena dampak negatifnya. Ciri pokok dari masalah sosial yang berhubungan dengan nilai dalam masyarakat adalah, masalah yang muncul saling berhubungan dan berkaitan satu dengan yang lainnya, sifatnya kompleks atau rumit untuk diramalkan atau dipecahkan. Juga bisa berubah sewaktu-waktu.

Masalah sosial juga merupakan suatu fenomena sosial yang ada di masyarakat. Adanya faktor penyebab seperti misalnya faktor ekonomi, politik, psikologis, biologis, maupun sikap dan tingkah laku masyarakat menimbulkan karakteristik tersendiri bagi suatu masalah, disebut dengan masalah sosial. Empat karakteristik ini dirasakan oleh banyak orang, dan kondisi yang tidak menyenangkan, tidak dapat dipecahkan, dan pemecahan masalah harus kolektif dan menyeluruh.

Sekian pembahasan dan penjelasan mengenai ciri-ciri masalah sosial di dalam kehidupan masyarakat. Semoga informasi ini bisa memberi manfaat dan juga menambah pengetahuan, dalam memecahkan masalah sosial yang terjadi.

Baca Juga :