Macam Macam Alat Musik Petik Modern dan Tradisional Lengkap

4 min read

Macam Macam Alat Musik Petik Modern dan Tradisional Lengkap

Alat Musik Petik – Beragam alat musik petik modern/tradisional yang jumlahnya sangat banyak dan telah tersebar di seluruh dunia. Alat musik adalah instrumen yang dibuat/diciptakan yang tujuannya untuk menghasilkan bunyi harmonis. Berikut penjelasan lengkapnya.

Berdasarkan cara memainkannya, alat musik dibedakan dapat dibagi menjadi 5 kategori, yaitu :

  1. Alat musik tiup
  2. Alat musik gesek
  3. Alat musik petik
  4. Alat musik pukul
  5. Alat musik tekan

Alat musik dipetik adalah jenis alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. Hampir semua alat musik petik ini memiliki dawai/senar. Namun tidak semua alat musik yang memiliki dawai atau senar dimainkan dengan cara dipetik, contohnya Biola dan Violin yang merupakan alat musik gesek.

Gitar

Adalah alat musik petik yang paling terkenal. Secara umum, badan & leher gitar terbuat dari bahan kayu dan memiliki 6 dawai untuk dipetik. Selain dipetik gitar dimainkan dengan cara digenjreng dengan jari. Terdapat 144 chord pada gitar yang harus digunakan sesuai kebutuhan untuk mendapatkan bunyi atau nada yang sesuai. Gitar sendiri dibagi menjadi dua macam, yaitu gitar akustik dan gitar elektrik.

Keduanya memiliki perbedaan yang mencolok dibagian bunyi yang dihasilkan, ukuran, teknologi yang digunakan hingga harga atau rupiah yang dibutuhkan untuk mendapatkan keduanya. Dalam memainkan gitar, anda harus mengetahui kunci nadanya lebih dulu. Lima jari tangan kanan ditempatkan pada bagian leher dan tangan yang lain pada bagian badan untuk memetik dawai.

Ukulele

Bentuk ukulele hampir mirip dengan gitar, tetapi ukurannya lebih kecil. Ukulele menjadi instrumen utama dalam permainan musik keroncong. Ukulele adalah alat musik tradisional yang berasal dari Hawaii.

Ukulele memiliki berbagai ukuran. Pada umumnya ada empat jenis yaitu Soprano (21 Inchi), concert (23 Inchi), Tenor (26 Inchi) dan Baritone (30 Inchi). Alat musik dengan ukuran sekitar 20 Inchi ini memiliki suara yang khas dan banyak dimainkan oleh band atau penyanyi indie asal Indonesia contohnya Budi Doremi, Sky Sucahyo, Payung Teduh, dll.

Baca Juga :  17 Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli Lengkap

Kecapi

Alat musik ini juga merupakan alat musik tradisional. Yang berasal dari Sunda. Jumlah dawainya bermacam-macam, mulai dari 15 – 20 dawai, tergantung ukuran dan jenis kecapinya sendiri. Berdasarkan bentuknya, kecapi dibagi menjadi 2 yaitu, Kecapi Parahu dan Kecapi Siter.

Kedua menggunakan dawai yang diikatkan pada bagian kanan kotak yang berfungsi sebagai tone kontrol. Sedangkan berdasarkan fungsinya, kecapi ini dibagi menjadi 2 yaitu Kecapi Indung dan Kecapi Rincik dimana Kecapi Rincik memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan Kecapi Indung. Teknik memetik Kecapi ternyata juga beragam loh, ada teknik petikan dijambret, teknik sintreuk toel dan teknik petikan dijeungkalan.

Shamisen

Adalah alat musik petik yang berasal dari Jepang yang mempunyai tiga baris. Alat musik ini terdiri dari 3 bagian utama yaitu Do (badan), Sao (Leher) dan Itomoki (pasak). Uniknya bagian tubuh shamisen dilapisi oleh perut kucing betina atau kulit punggung anjing, tapi beberapa shamisen dibuat dari plastik.

Harpa

Adalah alat musik paling tua sedunia. Secara umum bentuknya segitiga dan warnanya emas. Harpa memiliki tiga bagian utama yaitu sound board, Neck dan String. Dengan jumlah senar atau dawai yang bervariasi mulai dari 22 sampai dengan 47  buah senar. Biasanya dimainkan secara orkestra/tunggal.

Harp Guitar

Adalah penggabungan dari dua jenis alat musik. Yaitu harpa dan gitar. Bentuknya mirip dengan gitar, dan sama dengan gitar terdiri dari dua jenis yaitu akustik dan elektrik. Pada umumnya pemain Harp Guitar akan dapat memainkan gitar dengan mudah, namuan belum tentu dengan pemian gitar, mungkin akan sedikit kesulitan karena tambahan ekstensi harpanya.

Biasanya harpa guitar dimainkan oleh satu orang atau lebih. Atau dimainkan secara kolaborasi bersamaan.

Sasando

Adalah alat musik tradisional yang berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Bunyi yang dihasilkan mirip dengan alat musik petik lainnya, tetapi harmoni nadanya lebih berbeda. Sasando memiliki beberapa jenis yang dapat dibedakan berdasarkan jumlah dawai yang dimilikinya. Diantaranya, Sasando Engkel (28 dawai), Sasando Dobel (56 – 84 Dawai), dll. Dalam perkembangannya sasando sudah dapat dijumpai dalam bentuk elektrik. Biasanya sasando dimainkan dalam acara adat/tradisional NTT.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Profesi : Pengertian Menurut Para Ahli, Syarat, Contoh, Dan Karakteristiknya Lengkap

Banjo

Bentuknya sedikit mirip dengan Shamisen, namun Banjo memiliki jumlah dawai dari 4 – 6 seperti gitar dan dikembangkan oleh budak-budak Afrika di Amerika Selatan. Sesuai dengan daerah asalnya, Banjo biasa digunakan untuk mengiringi musik country yang merupakan musik khas amerika selatan.

Alat Musik ini banyak digunakan pada aliran musik country atau bluegrass bahkan folk. Dalam beberapa kali kesempatan pun Penyanyi kenamaan Taylor Swift sering membawakan lagu dengan instrument Banjo ini.

Gambus

Alat musik ini biasanya digunakan untuk mengiringi tarian zapin pada acara-acara tertentu. Gambus biasanya dimainkan untuk musik-musik islami. Selain dimainkan secara tunggal untuk mengiringi tarian Zapin, Gambus juga dapat dikolaborasikan pada musik Band degan alat musik lain seperti yang dilakukan oleh Mustafa Debu. Namun, meski berasal dari Timur Tengah, alat musik petik ini juga cukup terkenal di suku melayu.

Hasapi

Adalah alat musik yang berasal dari Batak Toba yang sering disebut dengan kecapi batak karena bentuknya mirip dengan kecapi khas Sunda. Tapi keduanya berbeda, dari ukuran sampai jumlah dawainya. Pada umumnya terdapat dua jenis Hasapi yaitu Hasapi Ende dan Hasapi Doal. Biasanya Hasapi dimainkan pada acara musik di sebuah acara pernikahan.

Alat musik ini tergolong ke dalam alat musik ritmis, karena tak memakai tangga nada. Biasanya Hasapi dibuat dari kayu Ijor yang dengan mudah didapatkan di pinggiran danau toba. Terkadang Badan Hasapi ini diberi ukiran tertentu sebagai hiasan.

Gayageum

Adalah kecapi dengan 12 senar. Yang berasal dari Korea. Berdasarkan bunyi yang dikeluarkannya Gayageum dibagi menjadi 2 jenis yaitu Sanjo dan Jeongak. Perbedaannya tertelat pada penggunaannya.

Sanjo digunakan untuk pertunjukan solo sedangkan Jeongak untuk orkestra. Selain Gayageum, masih banyak lagi alat musik petik korea yang serupa, seoerti  Geomungo, Geum, Seul, Yanggeum. Perbedaannya hanyalah jumlah senar yang digunakannya.

Baca Juga :  Beragam Manfaat Buah Bagi Seluruh Tubuh Lengkap

Sanxian

Adalah alat musik petik yang berasal dari Tiongkok dan memiliki tiga dawai. Keunikannya yaitu bodinya yang terbuat dari kulit ular serta memiliki bagian leher seperti gitar.

Dan Bau 

Alat musik ini berasal dari Vietnam. Yang hanya memiliki satu kord dan satu kunci nada. Alat musik ini dibuat menggunakan empat bahan dasar yaitu tabung kayu bambu, balok kayu, setengah potong batok kelapa dan benang sutra. Meski saat ini banyak modifikasi yang dilakukan hingga Dan Bau tidak benar-benar dibuat dengan alat tradisional.

Sampek

Sampek berasal dari suku dayak. Seperti kebanyakan alat musik tradisional lainnya, sampek juga terbuat dari bahan-bahan alami seperti Kayu.

Kayu yang digunakan adalah kayu ulin, kayu kapur atau kayu arrow. Sampek memiliki 3 – 6 dawai. Alunan musik yang dikeluarkan oleh sampek biasanya turut mengiringi proses upacara adat atau tarian tradisional suku dayak.

Sampek ini kerap dimainkan pada acara rakyat atau gawai padai (adat ritual atas hasil panen). Sampek dimainkan untuk mengiringi tarian yang disguhkan ketik aacara berlangsung. Sampek bisa dimainkan oleh satu orang atau lebih.

Pipa

Satu lagi alat musik petik tradisional Tionghoa. Alat musik yang unik ini memili bentuk benyerupai buah pir dan memiliki 4 – 5 dawai. Alat musik ini telah ada sejak jaman Dinasti Qin atau sekitar tahun 221 – 206 SM.

ada 12 nada standar yang dapat dimainkan alat musik ini. Alat musik ini mulai rama dimainkan pada jaman Dinasti Tang. Pipa kerap dimainkan pada setiap acara kerajaan. Pada perkembangannya Pipa memiliki banyak perubahan, baik pada bentuknya, jumlah fretnya, dan cara memainkannya.

Demikianlah macam-macam Alat Musik Petik yang berasal dari dalam dan luar Indonesia lengkap. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan anda. Semoga bermafaat.

Baca Juga :