Memo : Pengertian, Jenis, Bagian, Fungsi, Cara Membuat, Dan Contohnya Lengkap

Memo : Pengertian, Jenis, Bagian, Fungsi, Cara Membuat, Dan Contohnya Lengkap

Contoh Memo – Sebagian orang mungkin pernah mendengar kata memo. Namun hanya sedikit yang paham arti dari memo ini. Memo adalah sebuah surat yang isinya singkat, padat tapi jelas. Memo biasanya diberikan pada seseorang dengan tujuan tertentu. Dan sesuai dengan penggunaannya, memo dibagi menjadi dua macam yaitu memo resmi dan tidak resmi.

Memo

Dari kedua jenis memo tersebut terdapat perbedaan yang cukup mencolok, antara satu dengan yang lainnya. Perbedaan penulisan ini terletak pada cara penulisannya, tujuan dan juga cara penyampaiannya.

Pengertian Memo

Biasanya memo ditulis secara langsung dengan suatu maksud dan tujuan tertentu, kepada si penerima tanpa ada basa basi. Memo berbeda dengan surat. Penulisan dalam memo ini tidak perlu ditambahkan salam pembuka atau salam penutup pada akhir paragraf. Memo ditulis oleh seseorang karena adanya tujuan dalam memberi arahan, permintaan serta pemberitahuan. Bukan hanya untuk seseorang, memo juga sering digunakan oleh seseorang dalam memerintah seseorang. Bila pangkatnya di bawah atau sebagai bawahannya.

Jenis-jenis Memo

Memo dibagi menjadi dua, yaitu memo resmi dan tidak resmi. Masing-masing jenis memiliki perbedaannya antara satu dengan yang lainnya. Berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis memo :

Baca Juga :  Pantun : Pengertian, Ciri-Ciri Dan Contohnya Lengkap

Memo Resmi

Sesuai dengan namanya memo resmi digunakan untuk menuliskan pemberitahuan atau keperluan yang sifatnya resmi. Yang bisa menggunakan memo ini biasanya instansi, organisasi, atau lembaga perusahaan. Memo resmi hanya ditujukan kepada seseorang yang terikat dengan organisasi/lembaga tertentu. Memo resmi tak boleh digunakan untuk keperluan pribadi si pembuatnya. Memo resmi juga tak bisa digunakan sebagai sarana untuk surat menyurat diantara lembaga yang satu dengan yang lainnya.

Biasanya memo resmi digunakan oleh seseorang yang memiliki pangkat yang tinggi, dalam sebuah lembaga/organisasi yang ditujukan kepada seseorang yang memiliki pangkat di bawahnya dengan beberapa tujuan tertentu. Karena memo ini sifatnya resmi, maka dalam pembuatannya harus diperhatikan bahasa yang digunakan dalam penyampaiannya.

Walaupun memo ditujukan pada bawahannya, seorang atasan tetap harus membuat memo dengan bahasa yang sopan. Tujuannya supaya penerima memo itu tidak tersinggung dengan kata-kata yang ada di dalam memo tersebut.

Memo tidak resmi / memo pribadi

Memo tidak resmi tentu berbeda dengan memo resmi. Memo tidak resmi hanya sebuah memo yang digunakan di dalam kehidupan sehari-hari. Memo ini bisa ditujukan kepada teman, saudara atau keluarga. Memo tidak resmi ini juga tidak terikat dengan instansi/lembaga tertentu.

Penulisannya pun tidak sama dengan memo resmi, dan pada umumnya memo tidak resmi menggunakan bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Penulis memo juga tetap harus membuat memo dengan bahasa yang sopan.

Bagian-bagian Memo

Sama halnya dengan pembuatan surat, memo juga memiliki bagian-bagiannya, dan jika ada salah satu bagian yang tidak tercantum pada memo yang dibuat maka memo tersebut tidak dapat disebut dengan memo. Berikut ini beberapa bagian yang ada dalam memo :

Baca Juga :  Syair : Pengertian, Ciri, Dan Contohnya Lengkap

Bagian Kepala

Bagian pertama pada memo adalah kepala, yang terdiri dari beberapa unsur yaitu kop memo. Namun penggunaan kepala ini hanya pada memo resmi saja. Sedangkan untuk memo yang tak resmi, tak perlu menggunakan kop. Tujuan kop ini adalah untuk menegaskan bahwa memo itu memang benar-benar dikeluarkan dari lembaga yang terkait. Bagian ini biasanya terdiri dari nama dan alamat lembaga yang terkait.

Unsur yang kedua dari kepala memo adalah tulisan yang ada di bagian tengah memo. Tulisan ini tepat berada di bawah kepala memo. Secara umum memo ditulis rata tengah dan memiliki ukuran yang lebih besar, dari huruf lainnya. Serta menggunakan huruf kapital yang dipertebal.

Unsur terakhir dari kepala memo adalah nama pengirim dan nama penerima, yang ditulis di bagian kiri dan di bawah tulisan memo. Bagian ini harus ditulis pada setiap memo resmi atau tak resmi.

Bagian Isi

Isi adalah bagian memo yang paling penting. Di bagian isi, penulis harus mengutarakan apa yang ia maksud dari memo yang ditulis tersebut. dalam menulis tujuan pada memo tersebut, penulis tidak perlu berbelit-beli atau berbasa basi dalam menyampaikan isinya. Langsung diutarakan saja apa maksud dan tujuannya. Selain isinya singkat, informasi yang ditulis juga harus jelas dan lengkap.

Bagian Penutup

Bagian ini sama dengan bagian kepala yaitu terdiri dari beberapa unsur. Yaitu  tanggal pembuatan, tanda tangan dan juga disertai dengan nama terang orang yang membuat.

Penulisan tanggal pembuatan dan tanda tangan sama dengan surat resmi, yaitu diletakkan di bagian kanan atau kiri bawah. Peletakannya sesuai dengan keinginan penulis.

Fungsi Memo

Fungsi utama dari memo adalah bentuk komunikasi yang tujuannya adalah untuk sebuah permintahan, arahan, dan keterangan perihal sesuatu/pekerjaan yang harus dilakukan seseorang dengan segera. Tujuan dari penulisan memo ini adalah untuk memberi informasi atau petunjuk pada seseorang yang kompeten.

Baca Juga :  Surat Penawaran : Pengertian, Kelengkapan, Cara Membuat, Dan Contohnya Lengkap

Cara Membuat Memo

Berikut ini tata cara dalam membuat memo yang sesuai dengan EYD :

  1. Alamat yang dituju adalah hal yang penting karena salah penulisan alamat bisa berakibat fatal.
  2. Cantumkan nama pengirim, supaya penerima tahu dengan jelas siapa yang menulis dan mengirim memo tersebut.
  3. Tentang memo. Di bagian ini anda bisa menuliskan apa sifat memo yang anda kirim.
  4. Tanggal pengirim, supaya jelas kapan memo ini dikirim.
  5. Paragraf dan nama pengirim. Langkah terakhir adalah menuliskan tanda tangan di bagian bawah memo.
  6. Sebaiknya anda menggunakan bahasa yang singkat dan jelas, agar penerima tahu maksud dan tujuan si pengirim. Kata yang bertele-tele tidak dibutuhkan dalam pembuatan memo, sehingga anda bisa langsung menulis pesan dengan bahasa yang singkat dan jelas.

Contoh-contoh  Memo

Contoh Memo Resmi Sekolah

Memo

Contoh Memo Perusahaan

Memo

Contoh Memo Internal Perusahaan

Memo

Contoh Memo Pribadi

Memo

Contoh Memo Organisasi

Memo

Sekian pembahasan tentang contoh memo, mulai dari pengertian, jenis, bagian, fungsi, dan cara membuat, lengkap. Semoga artikel ini bisa memberi manfaat bagi anda, khususnya anda yang ingin membuat memo yang baik dan benar.

Baca Juga :