Mobilitas Sosial : Pengertian, Jenis, Karakteristik, Dan Dampaknya Lengkap

Posted on

Mobilitas Sosial : Pengertian, Jenis, Karakteristik, Dan Dampaknya Lengkap

Pengertian Mobilitas Sosial – Pada umumnya, pengertian mobilitas sosial adalah perpindahan posisi pada status seseorang atau sekelompok orang dalam struktur sosial di masyarakat. Pengertian lainnya yaitu bentuk dinamika di dalam struktur sosial yang dimana terjadinya pergerakan serta perubahan posisi  seseorang atau sekelompok orang, dari satu lapisan ke lapisan yang lainnya dalam masyarakat.

Ada tiga hal pokok dalam mobilitas sosial, diantaranya yaitu :

  1. Perubahan kelas sosial, baik ke atas maupun ke bawah.
  2. Dialami oleh manusia, baik secara individu maupun berkelompok.
  3. Terjadi dampak sosial terhadap kelas sosial yang diperoleh individu atau kelompok.

Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Ahli

  1. Menurut Paul B. Horton, pengertian mobilitas sosial adalah gerak perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial yang lainnya atau gerak pindah dari strata yang satu ke strata yang lainnya.
  2. Menurut Kimball Young dan Raymond W. Mack, mobilitas sosial adalah gerak dalam struktur sosial yaitu pola tertentu yang mengatur organisasi kelompok sosial. Struktur sosial meliputi sifat hubungan antar individu di dalam kelompok, serta hubungan individu dengan kelompoknya.
  3. Menurut Robert M. Z. Lawang, mobilitas sosial adalah perpindahan posisi sosial seseorang atau sekelompok orang dari suatu lapisan ke lapisan sosial lain atau dari dimensi satu ke dimensi lain.
  4. Menurut Michael S. Bassis, pengertian mobilitas sosial adalah perpindahan ke atas atau ke bawah lingkungan sosial ekonomi yang mengubah status sosial seseorang di masyarakat.
  5. Menurut H. Edward Ransford, mobilitas sosial adalah perpindahan ke atas atau ke bawah dalam lingkungan sosial secara hierarki.
Baca Juga :  Pelayanan (Customer Service) : Pengertian, Fungsi dan Tujuannya Lengkap

Jenis-Jenis Social Mobility

Mobilitas Vertikal

Adalah perpindahan status sosial yang dialami individu/sekelompok orang di lapisan yang berbeda. Jenis mobilitas vertikal dibagi menjadi dua macam. Yaitu :

  • Mobilitas Vertikal ke Atas (social climbing)

Adalah peningkatan sosial status seseorang/sekelompok ke lapisan atas. Contohnya Seorang guru di sebuah SMA diangkat menjadi kepala sekolah karena memenuhi persyaratan.

  • Mobilitas Vertikal ke Bawah (social sinking)

Adalah penurunan status sosial seseorang/sekelompok orang dari lapisan atas ke bawah. Contohnya Seorang kepala sekolah di sebuah SMA diberhentikan secara tidak hormat dan dipenjara karena melakukan pelanggaran berat dalam melaksanakan tugasnya.

Mobilitas Horizontal

Adalah perpindahan status sosial yang dialami individu/sekelompok orang di lapisan sosial yang sama. Artinya tidak adanya perubahan pada derajat kedudukan seseorang di dalam mobilitas sosial tersebut.

Contohnya Seseorang yang berkewarganegaraan Inggris mengganti kewarganegaraannya menjadi warga negara Indonesia. Perubahan kewarganegaraan itu adalah bentuk gerak sosial karena tak mengubah status sosialnya.

Ada dua bentuk yang berbeda pada mobilitas horizontal, yaitu :

  • Mobilitas Social Geografis

Adalah perpindahan individu/kelompok orang dari satu daerah ke daerah yang lainnya. Contohnya melalui proses migrasi, transmigrasi, urbanisasi.

  • Mobilitas Antargenerasi

Adalah mobilitas sosial yang terjadi di dua generasi/lebih yang ditandai dengan adanya perubahan taraf hidup di suatu generasi. Mobilitas antargenerasi ini dibagi menjadi dua macam, yaitu :

  1. Mobilitas intragenerasi. Yaitu perpindahan sosial pada individu/sekelompok orang di satu generasi yang sama. Contohnya Pak Adjo adalah seorang karyawan kecil. Karena ketekunan dan kerja kerasnya, ia kemudian memiliki usaha sendiri yang cukup sukses.
  2. Mobilitas intergenerasi. Adalah perubahan status atau kedudukan sosial yang terjadi pada beberapa generasi. Contohnya Pak Adjo seorang penarik becak yang hanya lulusan SD menyekolahkan anaknya hingga sarjana dan berhasil menjadi seorang pengusaha.
Baca Juga :  Pengertian Penyimpangan Sosial dan Dampaknya

Karakteristik Mobilitas Sosial

  • Gerak sosial melibatkan individu atau sekelompok orang dalam masyarakat.
  • Perpindahan sosial bisa dilakukan dengan cara individual, tetapi sering melibatkan banyak pihak. Contohnya perkembangan negara secara umum yang memengaruhi taraf hidup banyak orang.
  • Struktur sosial di masyarakat akan memengaruhi sulit atau tidaknya individu/kelompok orang dalam melakukan mobilitas sosial.
  • Perpindahan sosial juga bisa menimbulkan ketegangan serta kecemasan bagi individu/kelompok yang akan kehilangan hak yang dimiliki pada saat terjadi penurunan status.
  • Mobilitas sosial juga ditandai dengan terjadinya perubahan struktur sosial yang sering memengaruhi hubungan antar invidu serta kelompok.

Dampak Social Mobility

Dampak dari mobilitas sosial diantaranya yaitu :

Dampak Positif

  • Memotivasi seseorang untuk lebih berusaha pindah dari satu strata ke strata lainnya yang lebih tinggi. Hal itu akan mendorong seseorang untuk berprestasi supaya mendapat status sosial yang lebih baik.
  • Terjadinya perubahan sosial masyarakat ke arah yang lebih baik dengan cepat. Contohnya masyarakat agraris yang mengalami perubahan pada masyarakat industri.
  • Terjadinya peningkatan integrasi sosial di tengah masyarakat. Contohnya seseorang yang berpindah status sosial akan menyesuaikan diri dengan beragam norma, nilai, serta gaya hidup yang dianut oleh kelompok orang dengan status sosial yang baru.

Dampak Negatif

  • Gerak sosial akan menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Konflik ini dibagi menjadi tiga bagian, yaitu :
  1. Konflik antar kelas. Adalah konflik yang terjadi antar kelas sosial yang berbeda kepentingan.
  2. Konflik antar kelompok sosial. Adalah konflik yang terjadi antar satu kelompok dengan kelompok yang lainnya. Contohnya konflik antara kelompok sosial tradisional dengan kelompok sosial modern.
  3. Konflik Antargenerasi. Adalah konflik yang terjadi karena adanya beda kepentingan serta nilai diantara masing-masing generasi, yang dimana salah satu generasinya ingin melakukan perubahan.
  • Rasa solidaritas yang ada di diri individu akan semakin berkurang. Karena setiap individu yang status sosial berubah dan melakukan penyesuaian dengan norma dan nilai yang dianut kelompok orang dengan status sosial itu supaya bisa diterima.
  • Mobilitas sosial juga bisa memengaruhi kondisi psikologis seseorang, khususnya jika mengalami penurunan status sosial. Contohnya rasa gelisah dan takut, frustasi atau putus asa karena tidak bisa meningkatkan status sosialnya.
Baca Juga :  13 Ciri Psikopat Yang Perlu Anda Ketahui Lengkap

Sekian pembahasan tentang Pengertian Mobilitas Sosial yang meliputi jenis, karakteristik dan juga dampaknya secara lengkap. Semoga dapat dipahami dengan baik dan dapat menambah pengetahuan anda.

Baca Juga :