Renang : Pengertian, Sejarah, Sarana Prasarana, Peraturan, Nomor, Dan Gayanya Lengkap

Posted on

Renang : Pengertian, Sejarah, Sarana Prasarana, Peraturan, Nomor, Dan Gayanya Lengkap

Sejarah Renang – Kegiatan berenang dapat dilakukan sendiri atau bersama-sama. Renang juga dapat dilakukan di waktu senggang, atau sekadar rekreasi saja. Namun kini renang juga sudah banyak dipertandingkan, baik secara nasional maupun internasional. Dalam kejuaraannya, renang ini akan melombakan para peserta dalam adu kecepatan di dalam air.

Renang

Peraturan lomba ini sudah ditetapkan oleh badan dunia yang bernama FINA. Ada pula PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) yang merupakan induk dari organisasi cabang olahraga renang di Indonesia. Gaya dalam berenang juga sangat beragam, mulai dari gaya dada, gaya bebas, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung.

Pengertian Renang Menurut Para Ahli

  1. Pengertian renang menurut Muhajir (2004:166) adalah jenis olahraga yang menyehatkan. Karena hampir seluruh otot dalam tubuh bergerak, sehingga seluruh ototnya berkembang dengan pesat. Dan kekuatan perenang pun akan bertambah meningkat.
  2. Pengertian renang menurut Budiningsih (2010:2) adalah salah satu jenis olahraga air yang dilakukan dengan cara menggerakkan badan di dalam air. Seperti misalnya menggunakan kaki dan tangan, sehingga badan akan terapung di atas permukaan air.
  3. Pengertian renang menurut Abdoelah (1981:270) adalah jenis olahraga air, baik di air tawar maupun di air laut.
  4. Pengertian renang menurut Erlangga (2010:75) adalah jenis olahraga air yang sangat menyenangkan, serta bermanfaat untuk kekuatan otot tubuh, jantung, paru-paru dan membangkitkan perasaan berani.

Sejarah

Kegiatan renang telah ada sejak berabad-abad yang lalu, sebelum ada catatan sejarah yang dimana manusianya belum mengenal tulisan. Salah satu bukti tua dari kegiatan renang yang telah ada sejak dulu adalah, ditemukannya lukisan tentang perenang di dalam sebuah dinding batu yang ada di dalam Goa di zaman batu.

Baca Juga :  Jalan Dan Lari - Pengertian beserta Perbedaanya Lengkap

Dalam pertandingannya itu, renang sudah dimulai sejak tahun 1800 di Eropa. Sebagian besar pesertanya menggunakan gaya dada. Renang juga sudah diolimpiadekan di Athena sejak tahun 1896.

Sarana dan Prasarana Renang

Kolam Renang

Ada dua ukuran kolam renang yang biasanya digunakan, yaitu kolam renang sepanjang 50 meter untuk lintasan panjang. Serta ukuran 25 meter untuk lintasan pendek. Sementara untuk kedalaman kolamnya sendiri yaitu 1,35 meter, mulai dari 1,0 meter lintasan pertama hingga paling sedikit 6,0 meter.

Lintasan

Lebar lintasan dari kolam renang minimum 2,5 m. Dengan jarak dari tepi sekitar 0,2 m di luar lintasan pertama dan terakhir. Masing-masing lintasan itu dibagi oleh tali lintasan yang ukuran panjangnya sama dengan panjang lintasan. Tali itu dibuat dari pelampung yang ukurannya kecil, serta diikat dengan seutas tali.

Pelampung itu bisa berputar jika terkena gelombang, masing-masing pelampungnya dibedakan dari warnanya. Warna pelampungnya yaitu hijau khusus untuk lintasan 1 dan 8, biru khusus untuk lintasan 2,3,6 serta 7. Sementara kuning khusus untuk lintasan 4 dan 5.

Pengukur Waktu

Pada pertandingan yang berskala internasional, biasanya sudah dipasang dengan papan sentuh pengukur otomatis di kedua sisi kolam renang. Ketebalan dari papan sentuh adalah 1 cm. perenang menyentuh papan itu ketika melakukan pembalikan serta finish.

Balok Start

Di dalam setiap balok itu ada pengeras suara yang fungsinya untuk membunyikan tembakol pistol yang menjadi tanda start. Bukan hanya itu, di dalam balok itu juga ada sensor pengukur waktu yang akan mencatat perenang ketika mulai meloncat dari balok start. Ukuran balok start sendiri yaitu 0,5 x 0,5 m, dengan tinggi antara 0,5 m hingga 0,75 m dari permukaan air.

Peraturan Renang

  1. Seorang perenang yang mengganggu perenang yang lainnya dengan cara memotong jalan, atau pada lintasan lainnya. Maka akan dilakukan pelanggaran.
  2. Perenang harus ada di lintasannya masing-masing sesuai dengan undian/keputusan dari panitia.
  3. Jika sebuah pelanggaran mengancam kesempatan menang untuk peserta, maka ketua pertandingan memiliki kuasa untuk memperkenankan pesertanya berlomba lagi di babak yang berikutnya.
  4. Dalam suatu nomor pertandingan, seorang perenang di waktu berbalik harus menyentuh bagian ujung kolam. Pembalikan harus dilakukan dari dinding, dan tak diperkenankan mengambil langkah di dasar kolam.
  5. Berdiri di dasar kolam ketika perlombaan tak akan perenang didiskualifikasi, kecuali jika ia berjalan di sana.
  6. Peserta yang berenang sendiri harus menyelesaikan semua jarak renangnya dahulu, untuk bisa dinyatakan menang.
  7. Di dalam nomor estafet maka regu bisa didiskualifikasikan jika ada perenang yang kakinya sudah terlepas di tempat start, sebelum peserta menyentuh dinding dahulu. Kecuali jika perenang yang melakukan kesalahan kembali ke tempat start semula serta cukup di dindingnya saja.
  8. Seorang perenang harus mengakhiri perlombaan pada lintasan yang sama seperti saat start.
Baca Juga :  Sepak Takraw : Pengertian, Sejarah, Teknik, Sarana Prasarana Dan Peraturannya

Nomor Perlombaan Renang

Perlombaan renang terdiri atas nomor-nomor perlombaan yang ditentukan berdasarkan jarak tempuh, jenis kelamin. Dan empat gaya renang (gaya bebas, gaya dada, gaya punggun, dan gaya kupu-kupu).

Adapaun nomor-nomor renang putra dan putri yang di perlombakan dalam suatu Olimpiade yaitu :

  • Gaya bebas: 50 m, 1`00 m, 200 m, 400 m, 800 m (putri) 1500 m (putra)
  • Gaya kupu-kupu : 100 m, 200 m.
  • Gaya punggung : 100 m, 200 m
  • Gaya punggung : 100 m, 200 m
  • Gaya dada : 100 m, 200 m
  • Gaya ganti perorangan : 200 m, 400 m
  • Gaya ganti estafet : 4 x 100 m
  • Gaya bebas estafet : 4 x 100 m, 4 x 200 m
  • Marathon 10 km

Federasi Renang Internasional mengakui rekor dunia putra atau putri untuk nomor-nomor renang adalah :

  • Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m, 1500 m
  • Gaya punggung: 50 m, 100 m, 200 m
  • Gaya dada: 50 m, 100 m, 200 m
  • Gaya kupu-kupu: 50 m, 100 m, 200 m
  • Gaya ganti perorangan: 100 m (hanya lintasan pendek), 200 m, 400 m
  • Gaya ganti estafet: 4×100 m
  • Gaya bebas estafet: 4×100 m, 4×200 m

Gaya Berenang

Berikut ini penjelasan gaya renang menurut Federasi Internasional :

Gaya Bebas

Adalah gaya yang tidak terikat pada teknik dasar di dalam renang, atau aturan tertentu. Dalam gaya bebas ini, posisi badan menghadap ke arah permukaan air. Lalu kedua tangan bergerak bergantian seperti sedang mengayuh. Dalam mengambil napas perenang bisa menoleh ke arah kanan atau kiri pada permukaan air.

Gaya Dada

Gaya ini menjadi gaya yang paling populer dan hampir digunakan oleh banyak atlit yang berlomba. Gaya dada memposisikan tubuh yang stabil dan kepala bisa ada di luar dalam di waktu yang lama. Gaya dada juga dikenal sebagai gaya katak, yang dimana dada dari perenang menghadap ke permukaan air.

Baca Juga :  Materi Softball – Pengertian, Peralatan, Sistem, Teknik, Dan Peraturannya Lengkap

Posisi tubuh di dalam gaya ini selalu tetap, dan kedua tangan akan bergerak seolah membelah air. Pernapasan pun diambil saat mulut berada di atas permukaan air. Gaya ini juga persis dengan gaya yang dipakai katak saat berenang.

Gaya Punggung

Gaya ini memposisikan punggung ke arah permukaan air. Dan posisi wajah berada di atas permukaan air, sehingga bebas mengambil napas. Sewaktu berenang, seseorang yang memekaia gaya ini hanya bisa melihat ke atas tanpa bisa melihat ke depan.

Pada gaya punggung hampir sama dengan gaya bebas, hanya saja posisi tubuh telentang di atas permukaan air. Kedua tangan juga digerakkan ke pinggang seperti sedang mengayuh.

Gaya Kupu-kupu

Gaya kupu-kupu biasanya disebut juga dengan gaya lumba-lumba. Posisi badan pada gaya ini menghadap ke permukaan air, yang dimana kedua lengannya ditekan ke bawah dengan cara bersamaan. Kedua kakinya secara bersamaan menendang ke bawah dan atas, seperti gerakan sirip pada ikan lumba-lumba.

Udara dihembuskan dengan kuat dari dalam mulut dan hidung sebelum kepala muncul pada permukaan air. pernapasan juga dilakukan lewat mulut saat kepala ada di luar air. perenang yang memakai gaya kupu-kupu dituntut untuk memiliki tenaga yang lebih kuat lagi.

Jika anda ingin berenang, pastikan berada kedalaman kolam tersebut dan gunakan perlengkapan seperti :

  • ban renang
  • kaca mata renang
  • penutup hidung, telinga dan kepala

Demikian sejarah renang yang lengkap yang disertai dengan pengertian, sarana prasarana, peraturan, nomor dan gayanya. Semoga artikel ini memberi manfaat bagi anda, dan menambah wawasan anda dalam bidang olahraga renang.

Baca Juga :