Rumah Adat Jawa Tengah dan Sejarahnya Lengkap

1 min read

Rumah Adat Jawa Tengah dan Sejarahnya Lengkap

Rumah Adat Jawa Tengah – Rumah adat Jawa Tengah yang kita kenal disebut dengan Joglo. Padahal ada banyak jenis rumah adat Jawa Tengah. Biasanya rumah adat ini melambangkan kebudayaan dan strata sosial masyarakatnya. Berikut penjelasannya secara lengkap.

Meniliki Sejarah Rumah Adat Jawa Tengah

Arsitektur bangunan Rumah Joglo sangat khas dengan arsitektur rumah pulau Jawa. Rumah adat tersebut banyak dipengaruhi oleh kebudayaan agama Hindu. Apalagi dahulu di Jawa Tengah ada banyak pengikut agama Hindu Kuno. Bahkan kebanyakan rumah adat aslinya, sama dengan Pura Hindu dari India. Lama kelamaan bentuknya dipengaruhi oleh lingkungan sekitar.

Pengaruh ini bukan hanya dilihat dari paparan budaya atau tradisi masyarakat sekitarnya saja. Tapi juga pada bentuk rumahnya. Seiring berjalannya waktu semakin banyak aliran rumah ada yang berbeda satu dengan lainnya. Hal itu menjadi penyesuaian pada setiap perubahan rumahnya. Sehingga tak heran jika bentuk rumah Joglo berbeda dengan rumah adat lainnya.

Berbagai Jenis Rumah Adat di Jawa Tengah

Rumah Adat Joglo

Rumah adat Joglo merupakan rumah yang paling familiar dibanding tipe rumah adat lainnya. Sekarang di Jawa Tengah juga banyak rumah Joglo yang masih dirawat dengan baik. Rumah ini terkenal dengan lambang kekayaan pemiliknya. Teras yang luas dan memiliki sekat menjadi ciri khas Joglo. Ruangan tengahnya disokong oleh empat tiang.

Baca Juga :  Rumah Adat Jawa Timur dan Penjelasannya Lengkap

Tiang itu disebut Soko Guru. Rumah Joglo hanya mampu dimiliki oleh orang-orang yang berlebihan secara finansial saja.

Rumah Adat Panggang Pe

Model rumahnya memiliki empat sampai enam tiang, yang dimana pada tiang bagian depannya biasanya dibuat lebih pendek dibanding tiang belakang. Biasanya rumah ini dimanfaatkan untuk mendirikan kios/warung. Contoh rumah adat yang memiliki kesamaan adalah Cere Gancet, Empyak Satangkep, Gedhang Salirang, serta Gedhang Setangkep.

Rumah Adat Tajug

Adalah rumah adat yang biasanya digunakan untuk bangunan suci seperti Masjid, tetapi jika penggunaannya untuk tempat tinggal tetap dibolehkan. Karena rumah adat ini dianggap sebagai rumah suci. Biasanya bentuk atapnya berbentuk runcing, dan bentuk rumahnya seperti bujur sangkar. Rumah Tajug juga memiliki 13 tipe rumah adat.

Rumah Adat Kampung

Rumah adat memang memperlihatkan strata sosial pemiliknya, seperti pada rumah ini. Bentuknya hampir mirip dengan rumah Panggang Pe. Tapi rumah ini memiliki ciri sendiri. Yang terlihat di bagian tiangnya. Karena tiang yang dipakai adalah kelipatan empat, yang dimulai dari angka delapan.

Ada pembeda yang jelas antara rumah adat Joglo dan Kampung dari segi tiang penyangga. Beberapa tipe yang ada seperti Pacul Gowang, Gajah Ngombe, Kampung Pokok dan lain-lain. Rumah adat ini sendiri biasa dimiliki oleh kalangan orang biasa.

Rumah Adat Limasan

Atap rumah ini berbentuk limas dan memiliki empat sisi. Seperti rumah-rumah adat yang lain rumah adat ini juga memiliki banyak tipe. Mulai dari Gajah Mungkur, Klabang Nyander, Lambang Sari dan masih banyak lagi. Setiap tipe memiliki bentuk yang agak berbeda sesuai dengan tipe rumah adatnya.

Sama dengan rumah adat Kampung, rumah ini biasanya dimiliki oleh orang biasa. Ciri khasnya terlihat pada penyangga seperti di rumah adat Kampung.

Baca Juga :  Contoh Alat Musik Ritmis Dan Cara Memainkannya Lengkap

Demikianlah pembahasan tentang Rumah Adat Jawa Tengah yang disertai dengan penjelasannya lengkap. Semoga artikel ini memberi manfaat dan dapat menambah pengetahuan anda.

Baca Juga :