Senam Lantai : Pengertian, Sejarah, Jenis, Unsur, Peraturan, Matras Yang Digunakan, Tujuan Dan Manfaatnya Lengkap

13 min read

Senam Lantai : Pengertian, Sejarah, Jenis, Unsur, Peraturan, Matras Yang Digunakan, Tujuan Dan Manfaatnya Lengkap

Pengertian Senam Lantai – Senam lantai merupakan salah satu cabang dari olahraga senam. Senam ini dilakukan di atas lantai, kebanyakan gerakannya memerlukan matras yang menjadi alat bantu. Tujuannya yaitu untuk mengurangi resiko terjadinya cidera/kecelakaan, ketika melakukan beragam gerakan di atas lantai tersebut.

Senam Lantai

Secara umum di dalam pertandingan resmi, senam lantai dilakukan di atas lantai dengan ukuran 12×12. Organisasi senam Indonesia diwadahi dalam organisasi Persatuan Senam Indonesia atau yang disingkat sebagai Persani.

Organisasi tersebut dibentuk pada tanggal 14 Juli 1963 dengan nama PERSANI (Persatuan Senam Indonesia). Atas inisiatif dari para tokoh olahragawan se-Indonesia yang menangani serta memiliki keahlian dalam cabang olahraga senam.

Sejarah

Tahun 1912, senam mulai dikenal di Indonesia. Tepatnya ketika masa penjajahan Belanda masih berlangsung. Masuknya olahraga senam ini bersamaan dengan penetapan pendidikan jasmani yang menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah.

Karena senam adalah bagian dari Penjaskes hingga dengan sendirinya senam otomatis diajarkan di dalam sekolah. Pertama kalinya diperkenalkan senam lantai adalah senam versi Jerman. Senam ini menekankan kemungkinan beragam gerakan yang kaya dengan alat pendidikan.

Lalu di tahun 1916 sistem itu diganti dengan sistem Swedia yang menekankan pada manfaat gerakan. Sistem ini juga diciptakan serta dibawa oleh perwira kesehatan yang asalnya dari angkatan laut kerajaan Belanda yang bernama Dr. H. F. Minkema.

Melalu Minkema inilah senam di Indonesia mulai menyebar hingga berbagai daerah. Ketika tahun 1918 Minkema lalu membuka kursus senam Swedia yang bertempat di kota Malang. Yang diperuntukan bagi para tentara dan guru. Walaupun demikian, awal mula penyebaran senam ini diyakini berasal dari Bandung.

Sebab, sekolah pertama yang berhubungan dengan senam didirikan di kota Bandung di tahun 1922 pada saat dibukanya MGSS (Militaire Gymnastiek en Sporschool). Mereka yang telah lulus akan menjadi pelatih senam Swedia di beberapa sekolah. Lalu MGSS mulai membuka cabang di beberapa kota seperti :

  • Bogor
  • Malang
  • Surakarta
  • Medan
  • Probolinggo

Senam ini berakhir saat Jepang masuk ke Indonesia di tahun 1942, karena Jepang melarang semua jenis senam di sekolah dan lingkungan masyarakat. Lalu menggantinya dengan Taiso. Yaitu sejenis senam pagi yang bentuknya kelestenik dan saat itu wajib dilakukan di beberapa sekolah sebelum mulai pelajaran. Taiso diiringi dengan musik dari radio yang disiarkan serentak.

Sebelum melakukan gerakannya, murid wajib memberi hormat pada Kaisar Jepang. Dengan mengikuti aba-aba yang dikumandangkan, yang berbunyi sei kei rei semua murid membungkuk dalam-dalam. Lalu menghadap ke arah Utara Tokyo yang menjadi tempat Kaisar berada.

Setelah melakukan senam, para murid pun diharuskan melakukan penghormatan pada sang Kaisar Jepang. Waktu kepopuleran Taiso ini tak lama. Karena banyak rakyat Indonesia yang menentang. Dengan penolakan itu, senam pun diajarkan di beberapa sekolah yang dahulu digunakan di masa penjajahan Belanda.

Semakin populernya olahraga senam, didirikanlah organisasi yang tujuannya untuk membina setiap atlet senam yang berbakat. Organisasi tersebut dibentuk pada tanggal 14 Juli tahun 1963 dan diberi nama PERSANI (Persatuan Senam Indonesia). Atas inisiatif dari beberapa tokoh olahragawan se-Indonesia yang juga menangani serta memiliki keahlian dalam cabang olahraga senam.

Dengan organisasi tersebut pertama kali diketuai oleh R. Suhadi. Kemudian, baru pada tahun 1964, Indonesia pertama kali ikut serta dalam perlombaan senam lantai yang bertaraf Internasional di GANEFO I (Games of the New Emerging Forces). Dan waktu itu, Indonesia menjadi tuan rumahnya.

Negara yang  juga ikut berpatisipasi ke dalam cabang senam itu diantaranya yaitu Cina, Rusia, Korea, Mesir, dan Indonesia. Cabang senam lainnya yang juga dipertandingkan yaitu senam artistik. Begitulah sejarah awal perkembangan senam di Indonesia hingga saat ini.

Semenjak peristiwa Ganefo itulah, senam artistik juga mulai dikenal luas di nusantara. Sehingga pada tahun 1969, senam tersebut dipertandingkan untuk pertama kalinya di PON VII di Surabaya.

Jenis Jenis Senam Lantai

Berikut ini beberapa jenis senam lantai, yaitu :

Sikap Kayang

Adalah salah satu gerakan dari senam lantai dengan posisi kedua tangan yang bertumpu pada matras dengan posisi tubuh terbalik. Lalu meregang dan panggul serta perut diangkat ke atas. Manfaat dan tujuannya adalah untuk meningkatkan kelenturan tubuh. Khususnya di bagian  otot perut, kaki, bahu, tangan dan juga pinggang.

Dalam melakukan sikap kayang ada dua teknik yang berbeda, yaitu dengan teknik awalan tidur dan teknik awalan berdiri. Berikut langkah-langkahnya dengan awalan berdiri :

  1. Ambil sikap berdiri tegak serta kaki dengan posisi sedikit terbuka.
  2. Posisi tangan masing-masing berada di samping kaki.
  3. Gerakan tangan secara bersamaan atau dengan satu tangan mengayunkannya ke belakang. Kepala posisinya tengadah lalu badan melenting ke bagian belakang. Pastikan supaya posisi telapak tangan menyentuh atau mendarat pada matras dengan posisi yang benar dan baik.
  4. Untuk kamu yang masih pemula, dapat menggunakan bantuan tembok sebagai penyangga atau dapat pula dengan meminta bantuan kepada teman. Guna membantu menahan pada bagian perut.

Untuk awalan berbaring begini langkah-langkahnya :

  1. Awali dengan gerakan berbaring diatas lantai ataupun matras.
  2. Tekuk kedua lutut, sehabis itu rapatkan kedua tumit pada bagian pinggul.
  3. Tekuk kedua siku tangan, lalu diikuti dengan telapak tangan bertumpu pada matras serta tempatkan ibu  jari di samping telinga.
  4. Lakukan gerakan badan diangkat secara perlahan ke atas, selanjutnya disusul dengan dorongan dari kedua tangan dan kaki lurus.
  5. Terakhir lakukan dengan gerakan kepala masuk diantara kedua tangan.

Cara membantu gerakan kayang adalah :

  1. Teman yang akan membantu berdiri di samping orang yang akan melakukan kayang. Selanjutnya melingkarkan tangannya ke dalam pinggang serta turunkan secara perlahan.
  2. Bantuan bisa dilakukan oleh 2 orang dengan masing-masing orang berdiri di samping. Serta saling berpegangan dan pegangan diletakkan tepat dibagian pinggang.

Kesalahan saat sedang melakukan gerakan kayang yaitu :

  1. Tidak melakukan pemanasan atau peregangan terlebih dahulu yang cukup. Sehingga seringkali akan  mengalami rasa sakit samapi cedera otot sebab otot tertarik setelah melakukan gerakan kayang.
  2. Siku tangan bengkok, sebab kekakuan pada bagian bahu dan juga sendi.
  3. Keseimbangan yang kurang.
  4. Posisi badan yang kurang membusur sebab pada bagian punggung yang kurang lentur dan juga kekakuan pada bagian otot perut.
  5. Upayakan posisi kepala harus pas serta jangan terlalu menengadah.
Baca Juga :  Kebugaran Jasmani : Pengertian, Sejarah, Faktor dan Manfaatnya lengkap

Sikap Lilin

Adalah salah satu gerakan senam lantai yang biasa dilakukan di atas matras. Dengan kaki tegak ada di atas dan kepala di bawah, sehingga bentuknya seperti lilin. Tujuannya yaitu untuk melatih keseimbangan tubuh dan agar tubuh tetap sehat. Bukan itu saja, sikap lilin juga menjadi senam lantai dasar untuk senam kategori yang lainnya. Untuk melakukan gerakan ini dibutuhkan latihan rutin agar hasilnya maksimal. Langkah dalam melakukan sikap lilin yaitu :

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan ialah tidur terlentang dengan kedua kaki lurus. Semenara kedua tangan lurus berada di samping kanan dan kiri badan.
  2. Pandangan lurus ke atas. Setelah itu angkat kedua kaki dan juga pinggul dibantu dengan menggunakan kedua tangan untuk mendorong kaki ke atas.
    Kaki harus rapat serta didorong dengan menggunakan tangan yang berbentuk seperti siku. Pastikan kaki dan juga pinggul kalian lurus, setelah itu atur dan jaga keseimbangannya.
  3. Ketika sedang melakukan pendaratan atau yang simplenya menurunkan kaki harus dilakukan secara pelan pelan. Hal tersebut berguna supaya tidak terjadi cedera.

Cara memberi bantuan pada sikap lilin yaitu :

  1. Orang yang akan membantu posisinya berada di samping atau dapat juga di depannya untuk sealnjutnya membantu mengangkat kedua kaki temannya serta menahannya.
  2. Pegang pergelangan kaki pada waktu meluruskan kedua kaki di atas.

Kesalahan yang sering terjadi pada waktu melakukan sikap lilin antara lain :

  1. Pinggang hanya ditopang dengan menggunakan ibu jari.
  2. Kedua kaki cenderung condong kebelakang, sehingga berat untuk ditopang serta tidak bisa bertahan dalam waktu yang lama.
  3. Kedua kaki cenderung condong ke depan.
  4. Penempatan siku-siku tangan terlalu keluar dari garis lebar badan yang semestinya.
  5. Tidak atau kurang bertumpu kepada pundak.

Handstand

Adalah posisi berdiri dengan memanfaatkan kedua tangan untuk menopang semua badan. Tangan di bawah dan kaki lurus ke atas. Gerakan ini masuk ke dalam tingkatan senam lantai yang cukup sulit dilakukan karena akan memerlukan keseimbangan tinggi. Langkah dalam melakukan handstand yaitu :

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan ialah berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan.
  2. Selanjutnya gerakan secara perlahan salah satu kaki untuk lebih maju dari kaki yang lainnya.
  3. Bungkukkan badan dengan menggunakan kedua telapak tangan yang bertumpu ke matras ataupun lantai.
  4. Kemudian angkat tungkai kaki secara perlahan satu persatu.
  5. Dorong bokong setinggi-tingginya sampai dapat terangkat.
  6. Bengkokkan tungkai kearah depan sedangkan tungkai belakang diluruskan.
  7. Posisi akhir ialah badan yang dalam posisi terbalik sebesar 180 derajat. Serta dalam keseimbangan dengan kedua tungkai rapat dan juga lurus.
  8. Bagi kamu yang pemula. Bila belum berpengalaman dalam melakukannya bisa memanfaatkan dinding ataupun tembok sebagai bantuan sandaran maupun tumpuan kedua kaki.

Cara memberi bantuan pada handstand adalah :

  1. Memberikan bantuan dalam gerakan handstand ialah dengan cara membantu menopang di bagian panggul, belakang paha, serta kedua pergelangan kaki.
  2. Untuk kalian yang belum cukup kuat di bagian bahu, lengan, serta tangan bila ingin jatuh diteruskan dengan roll depan supaya bisa mengurangi resiko cedera.

Headstand

Adalah salah satu gerakan senam lantai dengan posisi kepala di bawah dan kaki di atas. Badan ditopang dengan kedua tangan dan membentuk segitiga. Gerakan handstand adalah turunan dari gerakan handstand. Yang memerlukan konsentrasi dan koordinasi yang lebih tinggi. Hingga mempunyai tingkat kesulitan yang lebih tinggi dari handstand.

Langkah melakukan headstand yaitu :

  1. Langkah awal yang harus dilakukan adalah membungkukkan badan dengan dahi serta kedua tangan bertumpu pada lantai.
  2. Pastikan dahi dan juga kedua tangan akan membentuk segitiga sama sisi.
  3. Letakan kepala pas di depan dengan membentuk segitiga.
  4. Jalankan kaki pelan-pelan ke arah depan.
  5. Pada waktu tulang punggung sudah dalam posisi lurus, kuatkan otot perut, tarik nafas, serta angkat 1 kaki lurus ke atas, kemudian kaki yang lainnya ke atas.

Cara untuk memberi bantuan pada headstand adalah :

  1. Membantu untuk mengangkat sekaligus menarik panggul.
  2. Memegang dan juga menahan kedua kaki, pegang pada ujung pergelangan kaki serta belakang paha ataupun pinggul.

Kesalahan yang sering kali terjadi pada saat melakukan headstand :

  1. Penempatan atau posisi kedua tangan serta kepala tidak membentuk titik-titik segitiga sama sisi.
  2. Kekakuan di leher, sendi bahu, perut, pinggang, paha, otot-otot leher, sendi bahu, perut, pinggang, dan juga paha kurang kuat
  3. Sikap atau posisi tangan yang salah, yakni jari tangan tidak menghadap ke depan.

Roll Depan (Forward Roll)

Adalah gerakan berguling ke depan dengan bagian belakang badan (tengkuk, punggung, pinggang serta panggul bagian belakang). Secara teknis, roll dapat dilakukan dengan dua cara. Yaitu dengan teknik awalan berdiri dan awalan jongkok.

Berikut beberapa langkah untuk melakukan roll depan dengan menggunakan awalan jongkok :

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan ialah berjongkok dengan kedua tangan dilebarkan sebahu serta telapak tangan diletakkan di atas matras.
  2. Selanjutnya luruskan kedua kaki kemudian tekuk sedikit siku tangan.
  3. Gerakkan kepala ke arah dagu sampai menyentuh bagian dada.
  4. Selanjutnya berguling ke depan.
  5. Diikuti dengan tekukan kedua lutut, tarik dagu dan juga lutut ke depan dada dengan posisi tangan sedang merangkul lutut.
  6. Posisi akhir dari roll depan atau guling depan yaitu jongkok kemudian berdiri tegak

Berikut beberapa langkah untuk melakukan roll depan dengan menggunakan awalan berdiri :

  1. Pertama, angkat kedua tangan ke arah depan serta bungkukkan badan, kemudian letakkan telapak tangan di atas matras.
  2. Lipat kedua siku sedikit ke samping, selanjutnya masukkan kepala diantara kedua tangan.
  3. Sentuhkan bahu pada matras dan bergulinglah ke arah depan.
  4. Tekuk kedua lutut, kemudian tarik dagu dan juga lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut

Berikut beberapa cara untuk memberikan bantuan untuk melakukan roll depan :

  1. Pegang belakang kepala serta menolak ke kedua lutut.
  2. Dorong punggung pada waktu akan duduk.
  3. Membantu dengan menekukkan kepala serta menempatkannya di lantai diantara kedua tangan.

Kesalahan yang sering kali terjadi pada saat melakukan roll depan :

  1. Kedua tangan yang bertumpu tidak bisa dibuka terlalu lebar atau terlalu sempit, terlalu jauh atau terlalu dekat dengan ujung kaki.
  2. Tumpuan tangan kurang atau tidak kuat, sehingga akan membuat keseimbangan badan kurang sempurna serta dapat mengakibatkan badan jatuh kesamping.
  3. Bahu tidak diposisikan di atas matras pada waktu tangan dibengkokkan.
  4. Pada waktu berguling ke depan tangan tidak ikut melolak.
Baca Juga :  Senam Ketangkasan : Pengertian, Manfaat, Senam Dengan Alat, Senam Tanpa Alat, Dan Alatnya Lengkap

Roll Belakang (Back Roll)

Adalah gaya dari gerakan senam lantai yang posisi badannya berguling ke arah depan. Dengan melalui bagian belakang badan mulai dari panggul, bagian belakang yakni pinggang, punggung, serta tengkuk.

Berikut beberapa langkah untuk melakukan roll belakang :

  1. Posisi awal dalam keadaan jongkok, kedua kaki rapat, serta tumit diangkat.
  2. Kepala posisinya menunduk dan juga dagu rapat ke bagian dada.
  3. Kedua tangan terletak disamping telinga serta telapak tangan menghadap ke arah atas.
  4. Jatuhkan pantat ke arah belakang, namun badan tetap bulat.
  5. Pada waktu punggung menyentuh matras, kedua lutut segera ditarik ke bagian belakang kepala.
  6. Pada waktu kedua ujung kaki menyentuh matras di belakang kepala, kedua telapak tangan menekan matras sampai tangan lurus dan juga kepala terangkat.
  7. Mengambil sikap jongkok, dengan cara lurus ke depan sejajar dengan bahu, kemudian berdiri.

Berikut beberapa cara untuk memberikan bantuan untuk melakukan roll belakang :

  1. Menopang sekaligus mendorong pinggang ke arah guling belakang serta membawanya ke arah guling.
  2. Membantu dengan mengangkat panggul dan juga membawa ke arah guling.

Kesalahan yang sering kali terjadi pada saat melakukan roll belakang :

  1. Peletakan tangan terlalu jauh ke bagian belakang, sehingga pada waktu tolakan, tubuh dan tangan tidak kuat.
  2. Keseimbangan tubuh kurang atau tidak baik pada saat mengguling ke belakang. Hal ini dapat terjadi dikarenakan sikap tubuh yang kurang bulat
  3. Posisi pada saat mengguling kurang sempurna. Hal ini dapat terjadi karena kepala menoleh ke samping.
  4. Keseimbangan tidak terjaga dengan baik sebab mendarat dengan lutut (seharusnya telapak kaki).

Meroda (Cart Wheel)

Adalah gerakan ke samping senam lantai, ketika bertumpu dengan memakai kedua tangan dengan kaki terbuka lebar. meroda juga bisa dilakukan dengan  awalan ke kiri atau ke kanan, terserah sesuai dengan bagaimana posisi yang menurut kalian enak. Gerakan ini memerlukan koordinasi gerak yang baik dan akurat.

Berikut beberapa langkah untuk melakukan gerakan meroda :

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu dengan berdiri tegak serta kedua tangan lurus di samping badan.
  2. Kemudian buka kaki selebar bahu sedangkan kedua tangan lurus ke atas dan membentuk huruf V.
  3. Jatuhkan badan ke arah kiri sembari meletakkan telapak tangan kiri ke atas matras.
  4. Angkat kaki yang kiri lurus ke atas.
  5. Selanjutnya, taurh tangan kanan di samping tangan kiri.
  6. Angkat kaki kanan lurus ke atas sedangkan kaki kiri juga mulai turun kembali.
  7. Angkat tangan kiri diikuti dengan kaki kiri.
  8. Kembali ke posisi awal saat berdiri tegak.

Berikut beberapa cara untuk memberikan bantuan untuk melakukan cart wheel :

  1. Satu orang teman akan memberikan pertolongan dengan cara berdiri di belakang orang yang nantinya akan melakukan gerakan meroda.
  2. Pada waktu badan dan juga kedua kaki yang melakukan meroda terangkat ke atas. Maka si teman akan dengan cepat memegang kedua sisi pinggulnya
  3. Diikuti dengan melakukan gerakan meroda ke samping. Serta teman yang membantu tetap memegang kedua sisi pinggulnya hingga kedua kaki menumpu di lantai.

Kesalahan yang sering kali terjadi pada saat melakukan meroda :

  1. Hentakan atau lemparan kaki yang kurang kuat.
  2. Hentakan atau lemparan kaki bergerak ke arah depan, yang dimana seharusnya ke arah atas.
  3. Penempatan tangan pertama di lantai yang terlalu dekat dengan kaki tolakan.
  4. Sikap badan kurang melenting.
  5. Kedua siku yang dibengkokan.

Salto (Summersault)

Adalah gerakan berguling di udara, salto bisa dilakukan ke depan/belakang. Salto menjadi gerakan tersulit dalam senam lantai. Hingga harus sering dilatih. Karena jika gagal melakukan gerakan ini, akibatnya bisa fatal. Sebelum melakukan salto sebaiknya lakukan pemanasan dengan melakukan loncat harimau misalnya.

Berikut beberapa cara untuk memberikan bantuan untuk melakukan salto :

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu dengan berdiri tegak dan posisi kedua tangan lurus di samping badan.
  2. Selanjutnya melangkahlah kaki beberapa kali atau bila perlu berlarilah, sebelum melakukan tolakan sekuat tenaga.
  3. Ayunkan tangan ke bawah pada waktu melakukan tolakan untuk memberikan dorongan tambahan.
  4. Ketika badan sedang melayang di udara, lipat tangan ke arah lutut serta kemudian tundukkan kepala.
  5. Sesudah badan berputar 360 derajat, luruskan tungkai untuk melakukan pendaratan.
  6. Dan diikuti dengan tangan diangkat ke atas.
  7. Posisi terakhir yaitu berdiri tegak kembali dengan menggunakan tangan sebagai keseimbangan.

Kesalahan yang sering kali terjadi pada saat melakukan salto :

  1. Pada waktu sedang melakukan tolakan, kedua kaki kurang kuat.
  2. Kedua lengan kurang atau tidak kuat terayun ke atas.
  3. Loncatan condong ke depan, bukan ke atas. Hal tersebut akan mengakibatkan loncatan tidak dapat mencapai tinggi yang maksimal. Kesalahan jenis ini seringkali akan membuat kalian mendarat dengan posisi duduk.
  4. Posisi badan yang kurang melingkar. Sebab, lutut serta tangan tidak rapat, kepala juga tidak menunduk.
  5. Pada waktu pendaratan lengan tidak merentang ke atas tetapi di ayun ke arah depan. Hal ini tentunya akan mengurangi keseimbangan.

Lompat Harimau

Adalah gerakan melompat yang mirip dengan harimau ketika akan menerkam mangsanya. teknik yang biasa digunakan ketika lompat harimau kurang lebih sama dengan teknik yang digunakan pada guling depan. Yang membedakan hanya di awalannya saja.

Cara untuk memberikan bantuan untuk melakukan lompat harimau yaitu :

  1. Posisi pertama yang harus dilakaukan yaitu berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan.
  2. Menggunakan papan tolakan, serta melompatlah ke arah depan dengan lengan diayunkan ke atas.
  3. Ketika tubuh sedang melayang di udara, lentingkan badan serta lipat lutut di depan dada.
  4. Luruskan tungkai sesaat sebelum akan melakukan pendaratan.
  5. Posisi terakhir yang dilakukan adalah jongkok yang dilanjutkan dengan berdiri.

Kesalahan yang sering kali terjadi pada saat melakukan lompat harimau :

  1. Loncatan kaki yang kurang kuat.
  2. Tumpuan tangan yang kurang kuat.
  3. Kepala digunakan sebagai tumpuan.
  4. Pada waktu roll ke depan gerakannya kurang sempurna.

Lompat Jongkok

Adalah salah satu jenis lompatan yang dilakukan dengan menggunakan peti lompat dengan posisi badan jongkok ketika melewati peti lompat. Berikut beberapa langkah untuk melakukan gerakan lompat jongkok :

  • Posisi pertama yang harus dilakukan yaitu berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan.
  • Mulai berlari dengan posisi badan yang cenderung condong ke depan.
  • Melakukan tolakan dengan sekuat-kuatnya dalam papan tolakan dengan menggunakan kedua kaki.
  • Ayunkan lengan ke arah depan sedangkan posisi tubuh tetap diluruskan serta tungkai dibuka.
  • Mendaratlah dengan menggunakan kaki dan juga tubuh yang menuju posisi jongkok sedangkan untuk tangan direntangkan ke atas.
  • Posisi terakhir yang dikalakukan adalah jongkok dan diikuti dengan posisi berdiri.
Baca Juga :  Materi Softball – Pengertian, Peralatan, Sistem, Teknik, Dan Peraturannya Lengkap

Kesalahan yang sering kali terjadi pada saat melakukan lompat jongkok :

  • Awalan lari yang kurang cepat.
  • Pada saat melompat tolakan pada kedua kaki tidak bersamaan.
  • Pada saat melompat, tungkai kaki kurang terbuka lebar.
  • Lompatan yang dilakukan kurang kuat.
  • Pada waktu pendaratan kaki tidak secara bersamaan serta tidak berurutan.
  • Pandangan mata tidak fokus ke arah depan.

Lompat Kangkang

Adalah jenis lompatan yang biasanya dilakukan dengan lompatan yang melewati atas peti. Dan dengan posisi kaki yang terbuka lebar ke kanan dan kiri. Untuk melakukan lompatan kangkang dibutuhkan keberanian agar nantinya tak terjadi hal yang tak diinginkan. Berikut ini langkah yang dilakukan untuk melakukan gerak lompat kangkang :

  • Gerakan pertama yang dilakukan adalah berlari secepat mungkin ke arah papan dengan badan yang cenderung condong ke depan.
  • Kedua kaki menolak pada papan tolakan dan dilakukan dengan sekuat tenaga. Diikuti dengan ayunan lengan ke bawah dan juga ke depan, badan lurus serta tungkai dibuka.
  • Pandangan mata fokus kearah peti lompatan.
  • Pada waktu kedua tangan menyentuh peti loncat, segera lakukan tolakkan dengan menggunakan kedua tangan dengan sekuat tenaga. Badan lurus diikuti dengan posisi kedua tangan yang direntangkan.
  • Pendaratan dilakukan dengan posisi ujung kaki, lutut mengeper serta kedua tangan lurus ke atas.

Kesalahan yang sering kali terjadi pada saat melakukan lompat kangkang :

  • Lari yang tidak begitu cepat atau kurang sehingga lompatan yang diperoleh kurang maksimal.
  • Pada waktu melakukan tolakan kaki pada papan tolakan, tungkai kaki kurang terangkat tinggi dan juga posisi badan kurang lurus.
  • Pada waktu tangan bertumpu, kepala terlalu condong ke depan sehingga lengan tidak dapat lurus dengan posisi badan.
  • Panggul kurang diangkat tinggi sehingga tidak berhasil untukmembuat sikap kangkang di atas peti.
  • Pada waktu melakukan lompatan, lutut dalam posisi bengkok.
  • Kepala dan juga dada tidak terangkat pada waktu tangan menyentuh peti lompat.
  • Pada waktu melakukan lompatan, lengan posisinya tidak lurus.

Berikut daftar dari jenis-jenis senam lantai yaitu :

  • guling ke depan (forward roll)
  • guling ke belakang (backward roll)
  • lompat harimau (tiger sprong)
  • lenting tangan (hands stand overslag)
  • meroda
  • lompat jongkok
  • lenting tangan putar (round off)
  • lenting tangan ke belakang (flik flak)
  • keseimbangan lutut berguling (squat roll)
  • lompat kangkang
  • berdiri dengan kepala (kopstand)
  • kayang (brug)
  • sikap lilin
  • salto ke depan (Summer vault)
  • salto ke belakang (Back Summer vault )
  • guling lenting (roll kiep)
  • lompat ikan (snuck)

Unsur-unsur Gerakan Senam Lantai

Unsur Keindahan

Keindahan ditumbuhkan dengan membuat beragam variasi gerakan yang digunakan dalam disiplin tari dan juga akrobat. Misalnya dengan beragam gestur di dalam tari balet dan gerakan kecil yang mengandung unsur tari.

Unsur Kekuatan

Kekuatan menjadi unsur paling penting di dalam senam lantai. Karena beberapa gerakan ekstrim hanya bisa dilakukan jika sang atlet mau dan melebarkan jangkauan energi tubuh. Dengan melalui latihan dasar senam lantai.

Unsur Keberanian

Senam lantai dan artistik yang lainnya membutuhkan keberanian tersendiri dalam melakukannya. Karena olahraga ini maka atlet dituntut untuk bisa mengalahkan rasa takutnya sendiri. Hingga ia mampu dan berani melakukan gerakan yang ekstrim. Dan bisa menjaga keseimbangan, keluwesan dan keindahan geraknya.

Unsur Kelenturan

Tubuh yang lentur memiliki fleksibilitas tinggi dalam melakukan jenis gerakan yang sulit misalnya kayang, salto, meroda, roll dan lain sebagainya. Kelenturan menjadi hal yang penting untuk menciptakan gerakan yang estetis.

Unsur Keluwesan

Keluwesan gerak saat itu melakukan performativitas tubuh yang menandakan ketekunan dan kedalaman latihan yang dilakukan atlet. Pada sekali penampilan saja, atlet sering melakukan gerakan berulang kali agar bisa melakukannya lagi, tidak canggung dan bingung.

Unsur Keseimbangan

Tanpa keseimbangan yang baik, rasanya mustahil untuk sang atlet dalam melakukan performa terbaiknya. Selain ia jatuh duluan sebelum melompat, bila keseimbangan atlet tak bisa dilakukan dengan baik.

Peraturan dalam Senam Lantai

Di dalam suatu pertandingan senam lantai, aturan yang berlaku yaitu atlet tak boleh keluar dari pertandingan sebelum penampilannya tersebut selesai. Jika ada sedikit bagian tubuh atlet yang keluar dari arena, maka wasit akan memberi bendera merah dan mengurangi skor.

Skor juga berkurang jika atlet tersebut tak bisa melakukan suatu koreografi tertentu, jika ia mengalami ketidakseimbangan, dan sebagainya. Sedangkan skor tertinggi untuk atlet adalah ia yang berhak menang/juara.

Matras yang digunakan dalam Senam Lantai

Fungsi matras adalah untuk melindungi atlet dari hal yang tak diinginkan. Contohnya pada saat atlet keluar/terlempar dari arena.  Lapangan untuk senam lantai sendiri adalah arena dengan permukaan datar yang terbuat dari bahan kayu. Dengan permukaan yang halus namun tidak licin dan memiliki ukuran 12×12 meter.

Matras nantinya akan ditempatkan di sekeliling lapangan dengan lebar masing-masing 1 meter. Matrasnya sudah didesain, hingga permukaannya menjadi sangat datar dan seolah menyatu dengan lantai. Matras yang dipasang sebagai pengaman di lapangan, tak akan setebal matras yang digunakan untuk latihan.

Matras yang digunakan terdapat beberapa jenis. Tetapi kebanyakan latihan senam lantai hanya menggunakan matras tipis yang mempunyai ketebalan sekitar 3-5 cm. matras yang terlalu tebal hanya akan mengganggu keseimbangan atlet saat latihan. Matras alami yang direkomendasikan untuk latihan senam lantai justru ialah matras yang permukaan berpasir. Seperti pantai, atau taman berumput yang gembur.

Tujuan 

Ada banyak tujuan dari atlet senam lantai, misalnya membuat tubuhnya menjadi lebih seksi dan juga atletis. Atau perasaan yang didapatkan para atlet dalam melebihi batasan pada tubuhnya. Tujuan umum para atlet senam lantai yaitu melebarkan jangkauan yang ada pada tubuhnya sendiri. Hingga ia tak sanggup melakukannya. Atau tak ada lagi yang bisa melakukan gerakan tubuh yang dicapainya.

Manfaat Senam Lantai

  1. Kesehatan tubuh lebih terjaga
  2. Memperbaiki bentuk tubuh yang kurang proposional (membentuk tubuh yang proposional)
  3. Mengurangi berat badan
  4. Tubuh akan menjadi lebih lentur
  5. Sebagai proses dalam pembentukan tubuh (proposional)
  6. Tinggi badan menjadi lebih bertambah
  7. Membantu dalam penguatan dan pertumbuhan tulang
  8. Proses dalam melentukan bahu
  9. Sebagai detoksifikasi
  10. Meningkatkan kepercayaan diri
  11. Membantu merangsang sel-sel pertumbuhan
  12. Melatih badan untuk bergerak lebih lincah
  13. Melatih kesehatan jantung untuk berdetak dengan teratur dan juga kuat
  14. Memelihara kebugaran dan kesegaran tubuh

Sekian pembahasan tentang Senam Lantai dimulai dari sejarah sampai manfaatnya lengkap. Semoga artikel ini bisa menjadi referensi yang tepat bagi anda, dan bermanfaat.

Baca Juga :