Seni Rupa Modern : Sejarah, Pengertian, Aliran, Ciri, Unsur, Fungsi Dan Contohnya

5 min read

Seni Rupa Modern : Sejarah, Pengertian, Aliran, Ciri, Unsur, Fungsi, Dan Contohnya Lengkap

Seni Rupa Modern – Seni rupa modern muncul karena adanya dorongan untuk mempertahankan nilai estetika dari suatu benda, yang terancam beragam masalah. Seni rupa modern  melahirkan “Conceptual Art “ atau “Seni Konseptual”.

Seni Rupa Modern

Conceptual Art adalah usaha dalam menempatkan ide, konsep, serta gagasan yang menjadi permasalahan utama dalam menciptakan karya seni. Ada pula bentuk objek dan material yang menjadi unsur seni rupa yang hanya dianggap sebagai efek samping, dari konsep seni rupa itu sendiri.

Sejarah

Ada beberapa pendapat tentang sejarah seni rupa modern di kalangan para ahli. Sebagian berpendapat seni rupa berawal dari impressionisme pada abad ke-19. Namun, ada pula yang berpendapat bahwa seni rupa dimulai sejak neoklasikisme pada abad ke-18.

Karena saat itu terjadi gejolak diantara kaum republikan dengan demokrat pada sistem monarkhi yang ada di Eropa. Dinamika politik dan sosial ini tentu memberi efek dalam berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat, tak terkecuali dalam kehidupan seni.

Falsafah seni untuk seni kemudian membuka jalan untuk aliran imperialisme dan post impresionisme. Gerakan ini juga merupakan masa transisi dari konvesi realisme ke dalam bentuk kebebasan seniman. Di abad ke 20 sebelum perang dunia ke I dimulai, seni rupa modern mengalami pergerakan perubahan yang sangat penting.

Di periode ekspresionisme, tak ada lagi trend yang penting dalam acuan membuat seni patung. Pergeseran dari Naturalisme ke Abstraksi serta Nonrepresentasi adalah salah satu ciri khas antara seni patung modern abad ke 20 dengan periode yang lainnya.

Bentuk dan konsep seni rupa yang baru muncul di dua dasawarsa pada abad ke 20. Semakin marak nama besar pekerja seni seperti  Vncent Van Gogh, Pablo Picasso, dan juga Constantin Brancusi yang sudah menginspirasi para seniman dalam mengeksplorasi banyak gaya dan tema, yang nantinya dituangkan ke dalam sebuah karya.

Hingga munculah berbagai macam aliran seni rupa modern, yang sampai saat ini masih digunakan oleh para seniman.

Pengertian

Seni rupa modern diartikan sebagai seni rupa yang tercipta atas ide dan wujud yang tidak terbatas pada budaya atau aturan kuno di suatu daerah. Seni ruma modern adalah hasil dari karya seni rupa yang tercipta dari kreativitas serta inovasi. Karya yang tercipta di dalam seni rupa modern telah menekan banyak unsur. Antara lain yaitu eksperimen, pembaruan, kebaruan, dan orisinalitas.

Baca Juga :  Pemilu : Pengertian, Sistem, Cara dan Fungsinya Menurut Para Ahli Terlengkap

Walaupun diciptakan atas ide dan wujud yang tidak terbatas dalam suatu pakem, tetapi seni rupa modern tetap mengandung filosofi dan disesuaikan dengan aliran seni rupa yang memang sudah ada.

Aliran Seni Rupa Modern

Terdapat 20 aliran dari seni rupa modern, aliran tersebut diantaranya adalah :

  1. Naturalisme
  2. Realisme
  3. Romantisme
  4. Impresionisme
  5. Ekspresionisme
  6. Kubisme
  7. Fauvisme
  8. Dadaisme
  9. Futurisme
  10. Surealisme
  11. Pop Art (Popular Art)
  12. Post Modern (Kontemporer)
  13. Konstruktivisme
  14. Neo-Klasik
  15. Abstraksionisme,
  16. Pointilisme
  17. Primitif
  18. Optik
  19. Pittura Metafisica
  20. Gotik

Ciri Ciri Seni Rupa Modern

Sebuah karya seni modern juga bisa dikenali dengan beberapa ciri yang mengidentifikasikan seni rupa modern. Diantaranya yaitu :

  • Konsep penciptaannya masih tetap berbasis kepada sebuah filosofi.
    Namun jangkauan penjabaran visualisasinya tak terbatas.
  • Tidak terikat pada pakem tertentu.
  • Rasionalitas atau Rationality.
  • Di dominasi oleh bentuk-bentuk yang geometris.
  • Tidak terdapat adanya unsur ornament.
  • Bersifat universal.
  • Fungsionalitas diprioritaskan.
  • Orisinalitas atau kemurnian atau purity.
  • Penguatan dalam konsep.
  • Memutus hubungan dengan sejarah.

Unsur Unsur Modernisme

  • Eksperimen
  • Pembaruan (Inovation)
  • Kebaruan (Novelty)
  • Orisinalitas

Fungsi Dan Tujuan Seni Modern

Seni rupa modern ini juga memiliki fungsi, manfaat dan tujuan bagi masyarakat. Yang diantaranya yaitu sebagai berikut :

  1. Seni rupa modern memberi warna baru dalam pemenuhan kebutuhan fisik dan psikis manusia, kebutuhan fisik manusia dilengkapi juga oleh kemunculan bentuk dan desain arsitektur yang baru seperti misalnya lat-alat transportasi, rumah, fashion dan yang lainnya. Dan kebutuhan psikis manusia dipenuhi dengan kemunculan aliran seni rupa yang baru, misalnya dalam hal seni lukis atau cabang seni rupa yang lainnya.
  2. Meningkatkan kepopuleran bagi para seniman. Karena setiap karya yang sudah diciptakan oleh para seniman, nama pembuatnya selalu disertakan.
  3. Penemuan baru hasil eksperimen para seniman tersebut memberi banyak pilihan bagi rakyat pada penentuan karya seni yang akan disukainya.

Seniman Seni Rupa Modern Indonesia

Affandi Koesoema

Affandi adalah seniman penghayat yang mudah terharu, dan juga petualang hidup yang penuh dengan vitalitas. Objek rongsok dan jelata selalu menggugah empatinya, untuk menjadi sebuah kreativitas. Sehingga ia sering dipanggil sebagai humanis di dalam karya seni ciptaannya. Di berbagai pernyataan dan lukisannya, ia juga sering menyebutkan bahwa matahari, tangan serta kaki adalah symbol kehidupannya. Matahari adalah manifestasi dari semangat hidup.

Baca Juga :  Kebijakan Publik : Pengertian, Bentuk, Dan Tahapannya Lengkap

Tangan menunjukkan sikap keras dalam berkarya dan merealisir segala macam idenya. Kaki merupakan ungkapan simbolik dari motivasi supaya dapat terus melangkah maju, dalam menjalani kehidupan ini. Simbol itu memang merupakan kristalisasi pengalaman dan sikap hidup dari Affandi. Atau proses dari perjalanan kesenian yang keras dan panjang.

Raden Saleh (1807 – 1880)

Raden Saleh terkenal akan bingkai seni romantismenya. Tapi ia juga mempunyai tema lukisan yang sangat bervariasi, dramatis dan juga memiliki elan vital yang tinggi. Karyanya tak sebatas pemandangan alam saja. Tapi juga kehidupan manusia dan binatang yang sedang bergulat di dalam sebuah tragedi.

Beberapa karya dari Raden Saleh yaitu lukisan:

  • “Een Boschbrand” (Kebakaran Hutan)
  • “Een Overstrooming op Java” (Banjir di Jawa)
  • “Een Jagt op Java” (Berburu di Jawa)
  • “Gevangenneming van Diponegoro” (Penangkapan Diponegoro).

Kartono Yudhokusumo

Kartono merupakan pelopor untuk genre lukisan dekoratif di Indonesia. Perkembangan itu diawali dengan lukisan realismenya yang memanfaatkan warna-warna bebas. Kemungkinan besar tokoh sentral yang ada dalam karyanya, adalah manifestasi dunia ide yang ditimbulkan. Namun dalam kebanyakan genrenya corak dekoratif, ada pula kesadaran bahwa alam adalah kosmos dan manusia merupakan titik bagian dari alam tersebut.

Sehingga di dalam lukisannya, ego sang pelukis yang begitu ideal hanya diletakkan dalam bagian kecilnya saja. Dari sudut lukisan yang sarat objek, dan kaya warna.

Mooi Indie ( Hindia Molek)

Adalah mazhab atau cara pandanga kolonialisme Belanda atas negeri jajahannya yaitu Hindia Belanda atau Indonesia, yang diasumsikan sebagai alam pedesaan yang damai, adem dan harmonis. Tema seni lukisan ini yaitu lanskap atau pemandangan alam. Dengan latar belakangnya, yaitu :

  • Usaha dari pemerintah kolonial Belanda dalam menciptakan Hindia Belanda, yang adem tanpa ada pemberontakan.
  • Adanya pengaruh penelitian dari Wallace yang menyebutkan bahwa nusantara adalah negeri yang tak mudah berubah.
  • Ketertarikan antar seniman Eropa pada keindahan alam Indonesia.
  • Adanya usaha pemerintah kolonial Belanda dan para pelukis asing dalam mengeksploitasi keindahan alam Indonesia untuk dijual pada para turis.

Ciri-ciri Seni Lukis Mooi Indie yaitu :

  • Objek lukisan didominasi oleh unsur gunung, sawah, dan pepohonan, terkadang juga air.
  • Cahaya dan juga warna-warni alam dilukis semirip mungkin dengan aslinya.
  • Melebih-lebihkan suasana alam yang sedang dilukis

Tokoh-tokoh Pelukis Mooi Indie :

  1. A AJ Payen
  2. Abdullah Suryosubroto
  3. Arie Smith
  4. Mas Pirngadi
  5. Raden Saleh
  6. Wakidi
  7. Van Dick

Pengaruh dari Mooi Indie diantaranya sebagai berikut :

  • Melahirkan seniman yang bercorak naturalis serta realis, contoh R. Basuki Abdullah dan RM Sayid
  • Melahirkan corak lukisan Sokaraja Banyumas.
  • Memperkaya corak seni lukis Bali.
  • Memunculkan penentangan kepada Mooi Indie yang di pelopori oleh  S.Sudjojono sehingga melahirkan PERSAGI (Persatuan Ahli gambar  Indonesia).
Baca Juga :  Arti Interpretasi Lengkap

PERSAGI

Masa Cita Nasional Bangkitanya kesadaran nasional yang dipelopori oleh Boedi Oetomo pada tahun 1908. Seniman S. Sudjojono, Surono, Abd. Salam, Agus Djajasumita kemudian medirikan PERSAGI (Persatuan Ahli Gambar Indonesia).

Pertemuan pertamanya dilakukan di Jakarta dan berupaya dalam mengimbangi lembaga kesenian asing Kunstring, yang saat itu mampu menghimpun beberapa lukisan yang bercorak modern. PERSAGI juga berupaya untuk mencari dan menggali nilai yang mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

Karya-karya seni lukis masa PERSAGI yaitu:

  1. Agus Djajasumita: Barata Yudha, Arjuna Wiwaha, Nirwana, Dalam Taman Nirwana
  2. Sudjojono: Djongkatan, Didepan Kelambu Terbuka, Mainan, Cap Go meh.
  3. Otto Djaya: Penggodaan, Wanita Impian

Hasil karya mereka mencerminkan:

  • Mementingkan nilai-nilai psikologis
  • Tema perjuangan rakyat
  • Tidak terikat kepada obyek alam yang nyata
  • Memiliki kepribadian Indonesia
  • Didasari oleh semangat dan keberania
    Achmad Sadali (1924 -1987)

Lukisan Achmad Sadali yang diberi judul Gunungan Emas di tahun 1980 merupakan salah satu ungkapan yang mewakili pencapaian dalam nilai religiusnya. Sebagai seorang pelukis abstrak murni, Sadali memang lepas dari representasi bentuk alam. Tapi dalam bahasa visualnya seluruh bentuk karya yang dihasilkan oleh seniman, dapat dibaca dengan beragam tingkatan penafsiran.

Dalam usia peradaban yang ada, manusia sudah bangun dari alam bawah sadarnya oleh tanda yang secara universal bisa membangkitkan sebuah spirit.

Warna-warna berat, noktah serta lubang, dan juga guratan-guratan pada bidang dapat mengingatkan pada citra misteri, arhaik, dan jugakefanaan. Tanda segi tiga, konstruksi piramida memberikan citra mengenai religisitas. Lebih jauh lagi lelehan emas dan guratan-guratan kaligrafi Al Qur’an bisa memancarkan spiritualitas islami.

Semua tanda tersebut terdapat dalam lukisan-lukisan Sadali. Sehingga ekspresi yang muncul merupakan kristalisasi perenungan dari nilai-nilai religius, misteri serta kefanaan.

Contoh Seni Rupa Modern

Diantaranya terdapat dalam lukisan-lukisan oleh seniman tanah air seperti:

  • Raden Saleh
  • Abdulah Sr, Syarif Bustaman
  • Pirngadi, Wakidi
  • Basuki Abdullah
  • Wahid Somantri
  • Sujoyono
  • Agus Jaya Suminta
  • Ramli
  • Otto Jaya S
  • Tutur
  • Abdul Salam, serta
  • Emira Sunarsa.

Sekian pembahasan tentang seni rupa modern yang disertai dengan sejarah, pengertian, aliran, ciri, unsur, fungsi dan contohnya lengkap. Semoga artikel ini memberi manfaat bagi anda semua. Dan menambah wawasan di bidang Seni khususnya seni rupa.

Baca Juga :