Teori Pertumbuhan Ekonomi : Pengertian Dan Cara Menghitungnya Lengkap

Posted on

Teori Pertumbuhan Ekonomi : Pengertian Dan Cara Menghitungnya Lengkap

Rumus Pertumbuhan Ekonomi – Sebuah negara memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik jika jumlah produksi barang dan jasa yang dihasilkannya meningkat. Pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan aktivitas ekonomi masyarakat yang bisa menimbulkan peningkatan jumlah produksi barang dan jasa, atau peningkatan dari pendapatan nasional.

Pertumbuhan ekonomi juga didefinisikan sebagai proses pergeseran keadaan ekonomi negara secara berkesinambungan, menuju ke kondisi perekonomian yang lebih baik dalam jangka waktu tertentu. Pertumbuhan ekonomi bisa digunakan sebagai indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi, dalam kehidupan bermasyarakat.

Sehingga melakukan perhitungan nilai pertumbuhan ekonomi sangat penting dilakukan. Cara menghitungnya menggunakan hitung nilai uang. Nilai uang akan tercermin dalam produk domestik bruto (PDB). Dalam menghitung jumlah PDB pemerintah harus mendata seluruh jenis produksi oleh bisnis di negara yang akan dijual.

Setelah mendata seluruh jenis produksi itu, dilakukan penghitungan pada seluruh output perekonomian negara. Yang termasuk output diantaranya yaitu seluruh barang dan jasa yang diproduksi oleh bisnis yang telah didata.

Pengukuran atau penghitungan pertumbuhan ekonomi tidak bisa dilaksanakan setiap waktu. Karena pengumpulan data dari PDB sangat sulit dilakukan. Biasanya untuk menghitungnya hanya dilakukan setiap tiga bulanan dan tahunan.

Cara Mengukur Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi sebuah negara bisa dihitung dengan menggunakan cara membandingkan. Contoh: untuk ukuran nasional, Gross National Product (GNP), tahun yang tengah berjalan dengan tahun sebelumnya. –sc: wikipedia.

Baca Juga :  7 Faktor yang Mempengaruhi Penawaran dan Pengertian serta Contohnya Lengkap

Rumus Pertumbuhan Ekonomi

Keterangan:

PDBt = PDB tahun t.

PDBt – 1 = Produk Domestik Bruto tahun sebelumnya.

*) tahun t: tahun sekarang atau tahun yang akan dicari nilainya. (berdasarkan harga konstan).

Contoh soal :

NoTahunPDB (dalam miliar Rp)
12005Rp1.750.815,20
22006Rp1.847.126,70
32007Rp1.963.019,80
42008Rp2.083.103,70

Soal :

  1. Hitunglah tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia setiap tahunnya berdasarkan datadi atas!
  2. Berapakah rata-rata dari pertumbuhan ekonomi dari tahun 2005 sampai 2008?

Jawab :

Jadi, rata-rata dari pertumbuhan ekonomi dari tahun 2005 sampai 2008 yaitu 5,92 %.

Teori

Walaupun pada dasarnya terdapat persamaan, tetapi ada perbedaan sudut pandang tentang penjelasan pertumbuhan ekonomi. perbedaan itu dilandasi sesuai dengan alirannya.

Teori Pertumbuhan Ekonomi Klasik

Adam Smith

Melihat sebuah pertumbuhan ekonomi akan tumbuh berkembang jika terdapat peningkatan penduduk yang akan memperluas pasar, serta mendorong spesialisasi. Munculnya spesialisasi akan menambah tingkat produktivitas kerja dan mendorong kemajuan dalam hal teknologi sampai pertumbuhan ekonominya.

David Ricardo

Pertumbuhan penduduk yang terlalu tinggi bisa memicu membludagnya tenaga kerja. Tenaga kerja yang membludag itu akan memicu pendapatan upah yang menurun, yang dimana upahnya hanya digunakan untuk membiayai tingkat hidup minimum. Yang dalam tahap ini, perekonomian akan mengalami stagnasi yang disebut dengan stationary state.

Thomas Robert Malthus

Malthus menggunakan materi derta dan hitung itu menjadi alat untuk mengemukakan bahwa bahan makanan akan bertambah menurut deret hitung, 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya. Sementara jumlah penduduk akan bertambah menurut deret ukur (1, 2, 4, 8, 16 dan seterusnya).

Hal itu menyebabkan bahan makanan yang tak akan cukup dalam menghidupi penduduk dan akan berlangsung kelaparan. Hingga masyarakat hidup pada tingkat subsistence (pas-pasan) dan perekonomian akan mengalami kemandegan.

Baca Juga :  Pengertian Akuisisi : Manfaat Dan Klasifikasinya Lengkap

Teori Pertumbuhan Ekonomi Neoklasik

Harrod-Domar

Kebutuhan pembentukan modal atau investasi menjadi suatu syarat dalam meraih pertumbuhan ekonomi yang mantap, bila pembentukan modal telah dilaksanakan maka perekonomian akan sanggup dalam memproduksi beragam barang dalam jumlah yang lebih besar.

Schumpeter

Ketika yang lain menilai penduduk sebagai aspek pokok dalam proses pembangunan serta pertumbuhan ekonomi, Schumpeter beranggapan bahwa pertumbuhan ekonomi ditentukan dengan kemampuan kewirausahaan karena mereka berani untuk berinovasi dalam kegiatan produksi.

Robert Solow

Dalam jangka waktu panjang tingkat tabungan akan mampu menentukan modal dalam proses produksi. Artinya semakin tingginya tingkat tabungan, maka semakin tinggi juga modal dan output yang dihasilkan.

Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis

Frederich List

Tahapan pertumbuhan ekonomi dikelompokkan menurut kebiasaan masyarakat dalam hal menjaga kelangsungan hidupnya, lewat tata cara berproduksi. Diawali dengan berburu dan mengendara tergantung pada alam, beternak serta bertani, pertanian serta kerajinan, sampai industri, kerajinan, dan juga perniagaan.

Werner Sombart

Tahapan pertumbuhan ekonomi berlangsung karena penduduk memiliki rangkaian organisasi dan ideologi masyarakat. Tahapannya yaitu :

  • Zaman perekonomian tertutup. Penduduknya masih terbatas dalam menghasilkan barang dan melakukannya dengan cara kekeluargaan.
  • Zaman kerajinan serta pertumbuhan. Penduduk mulai mengenal pembagian kerja, dan yang terakhir.
  • Zaman kapitalis, zaman di mana pemilik modal mulai muncul.

Walt Whitman Rostow

Menurut gagasan Rostow, pertumbuhan ekonomi negara akan melewati beberapa tahapan. Yaitu :

  • Ekonomi yang kebanyakan berupa sektor pertanian.
  • Transisi (pratake-off). Berlangusngnya peralihan struktur dari tenaga kerja pertanian menuju industri.
  • Tinggal landas (take-off). Hambatan yang ada di dalam struktur sosial serta politik yang bisa diatasi.
  • Menuju kematangan (the drive to maturity). Serikat dagang dan buruh yang semakin maju, dan terakhir.
  • Tahap konsumsi periode tinggi (high mass consumption). Tenaga kerja kebanyakan berupa tenaga kerja terdidik serta masyarakat perkotaan yang mendominasi.
Baca Juga :  Inflasi : Pengertian, Penyebab, Jenis, Dampak, Contoh, Teori, Indikator, Cara Mengatasi, Cara Menghitung Dan Lajunya Lengkap

Karl Bucher

Pertumbuhan ekonomi suatu negara dilatarbelakangi dengan hubungan antara produsen dengan konsumen, tahapannya yaitu :

  • Masa rumah tangga tertutup. Pendudk hanya memenuhi kebutuhan untuk kelompoknya sendiri.
  • Masa rumah tangga kota. Adanya hubungan dagang antar desa serta desa dengan kota.
  • Masa rumah tangga bangsa atau kemasyarakatan. Perdagangan yang terjadi antar kota akan menciptakan suatu kesatuan penduduk yang melaksanakan pertukaran dagang dalam negara, dan yang terakhir.
  • Masa rumah tangga dunia. Masa di mana perdagangan sudah melalui beberapa masa negara, seperti sekarang ini.

Teori Pertumbuhan Ekonomi Kuznets

Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan dari kemampuan jangka panjang di suatu negara untuk menyediakan beragam jenis barang ekonomi dengan jumlah yang banyak, pada penduduknya. Kuznets mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat diraih oleh 3 faktor berikut :

  1. Peningkatan persediaan barang yang terus-menerus.
  2. Perkembangan teknologi.
  3. Penggunaan teknologi secara efektif dan efisien.

Sekian pembahasan tentang Rumus Pertumbuhan Ekonomi yang dilengkapi dengan Pengertian, Teori, dan juga cara menghitungnya. Semoga artikel ini dapat dipahami dengan baik dan bermanfaat untuk anda semua.

Baca Juga :