Pengertian Gempa Bumi : Jenis, Penyebab, dan Dampaknya

Pengertian Gempa Bumi – Gempa bumi adalah bencana alam dengan dampak yang sangat besar nagi lingkungan dan masyarakat. Akan tetapi apakah anda sudah tahu apa itu gempa bumi? Pada kesempatan kali ini essay.co.id akan menjelaskan tentang gempa bumi.

Pengertian Gempa Bumi

Gempa bumi adalah getaran yang terjadi dipermukaan bumi akibat dari pegerakan lempeng tektotonik. Apabila gempa terjadi, pergerakan dari lempeng tektonik dapat menyebabkan terjadinya tanah longsong dan kerusakan pada struktur bangunan. Bahkan gampa bumi juga dapat menimbulkan tsunami, apabila terjadinya gempa di dasar laut.

Gempa bumi dapat terjadi di permukaan bumi atau didalam bumi, yang mana dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan bahkan terjadinya bencana alam. Tak hanya itu, para ahli juga menyebutkan bahwa gempa bumi terjadi secara tiba-tiba dan memiliki intensitas yang berbeda, tergantung dari faktor dan kedalaman gempa.

Alat yang digunakan untuk mendetaksi dan mengukur getaran dari gampa tersebut adalah saismograf. Penemu dari alat seismograf ini adalah seorang ahli geologis dari inggris yaitu John Milne.

Pengertian Gempa Bumi

Jenis-Jenis Gempa Bumi

Gempa Bumi terjadi menjadi beberapa jenis diantaranya gempa bumi tektonik, gempa bumi vulkanik, gempa bumi letusan gunung berapi, dan gempa bumi tektonik lokal. Gempa bumi tektonik terjadi karena adanya pergeseran lempeng di bawah permukaan bumi, Sedangkan gempa bumi vulkani terjadi karena adanya aktivitas dari gunung berapi. Gempa bumi tektonik lokal terjadi pada daerah dengan aktivitas tektonik rendah.

1. Gempa Tektonik

Gempa tektonik merupakan gempa yang terjadi karena adanya pergerakan dari lempeng tektonik yang berada di bawah permukaan bumi. Gempa ini bisa terjadi karena aktivitas dari lempeng tektonik, misalnya seperti kedua lempeng saling begerak atau bertabrakan dan terpisah satu sama lain. Gempa ini bisa memberikan dampak kerusakan yang besar pada tempat terjadinya gempa.

2. Gempa Vulkanik

Gempa vulkanik merupakan gempa yang terjadi karena adanya taktivitas vulkanik. Gempa ini sering terjadi pada daerah yang berdekatan dengan gunung berapi yang memiliki aktivitas vulkanik. Penyebab dari gempa bumi ini terjadi karena adanya pergerakan dari magma atau lava yang ada didalam gunung berapi. Dampak yang dihasilkan dari gempa bumi vulkanik ini sama besarnya dengan gembpa bumi tektonik, sehingga dapat menyebabkan kerusakan bangunan bahkan korban jiwa di sekitar gunung.

3. Gempa Letusan Gunung Berapi

Gampa ini terjadi karena akibat dari gerakan dari bumi yang menyebabkan gunung merapi meletus. Germpa ini bisa terjadi karena adanya tekanan yang terakumulasi dalam magma gunung merapi tersebut, sehingga menyebabkan terjadinya gunung merapi meletus dan menghasilkan gempa. Gempa yang dihasilkan dari letusan gunung merapi memiliki dampak yang amat besar sehingga dapat menyebabkan kerusakan yang sangat luas pada bangunan yang ada di sekitaran gunung tersebut.

4. Gempa Lokal

Gempa lokal adalah gempa yang tidak dirasakan masyarakat di area terjadinya gempa, namun terdeteksi oleh seismograf. Gempa ini dapat terjadi karena adanya pergerakan pada lempeng tektonik di bawah permukaan bumi. Dampak yang dihasilkan dari gempa lokal ini lebih cenderung tidak ada dampaknya, namun getarannya terasa pada daerah sekitar.

Penyebab Terjadinya Gempa

Umumnya terjadinya gempa bumi terjadi karena adanya pergeseran lempeng tektonik dibawah permukaan bumi. Lempeng ini bergerak sangat pelan atau mendadak, sehingga dapat menyebabkan terjadinya gempa bumi. Dapak yang ditimbulkan dari adanya gempa bumi ini yaitu adanya kerusakan pada bangunan dan tanah. Terdapat beberapa faktor juga yang dapat menyebabkan terjadinya gempa bumi, diantaranya sebagai berikut:

  1. Terjadinya gempa bumi karena adanya tekanan dan gesekan antar lempeng dimana batuan yang berada di bawah permukaan bumi sudah tidak kuat menahan tekanannya, maka dari itu terjadi patahan atau retakan pada batu tersebut.
  2. Tak hanya itu saja gempa juga dapat terjadi karena adanya tekanan magma ke permukaan bumi, sehingga menimbukan pembuangan magma di permukaan bumi melalui batuan retakan yang berada dibawah permukaan bumi.
  3. Adanya aktivitas vulkanik juga dapat menimbulkan terjadinya gempa, misalnya seperti adanya letusan dari gunung berapi atau pembuangan lava.
  4. Gempa tektonik juga bisa terjadi karena adanya pergeseran lempeng tektonik secara cepat, sehingga lempeng tersebut akan saling bertabrakan.
  5. Tak hanya dari faktor alam saja, gempa bumi juga bisa terjadi karena aktivitas dari manusia. Salah satu aktivitas dari manusia yang dapat menyebabkan gempa bumi adalah pembangunan gedung atau jembatan dengan sekala yang sangat besar, sebab hal ini dapatt mempengaruhi struktur bumi pada bagian bawah.

Hal yang Perlu Dilakukan Saat Terjadinya Gempa Bumi

Jika terjadi bencana alam gempa bumi, anda bisa melakukan beberapa cara agar selamat dari bencana tersebut.

  1. Jika sedang berada didalam rumah, anda harus bergegas untuk bersembunyi dibawah meja yang atau dibalik dinding yang kokoh. Anda juga harus menghindari area yang dekat dengan jendela, sebab jika ada benda-benda yang jatuh akan melukai diri kita.
  2. Apabila sedang diluar rumah, anda harus segera pergi ketempat yang lapang atau terbuka, dan anda juga harus menghindari bangunan dan pepohonan yang tinggi.
  3. Jika sedang berada di dalam kendaraan, anda harus segera berhenti di temmpat yang aman, hindari bangunan yang tinggi dan pepohonan yang tinggi.
  4. Hindari penggunaan lift jika sedang terjadi gempa, sebab liftnya bisa berhenti dan terjebak diantara lantai.
  5. Jika sedang berada didekat pantai, anda harus menjauh dari pentai sesegera mungkin dan menjauh ketempat yang aman. Sebab gempa bumi juga dapat menimbulkan terjadinya tsunami.
  6. Apabila gempa bumi sudah selesai, anda harus segera melakukan pengecekan rumah dan menyelamatkan apa yang dibutuhkan. Apabila ada kebakaran atau gas yang terbuka, anda bisa langsung menghubungi damkar.

Kesimpulan

Bisa kita simpulkan bahwa gempa bumi bisa terjadi karena adanya pergeseran dari tektonik yang berada di bawah permukaan bumi. Yang menyebabkan kuatnya getaran gempa bumi karena adanya pergeseran atau perubahan tekanan dari dalam bumi. Dampak yang ditimbulkan dari gempa bumi adalah kerusakan pada wilayah yang terkena dampaknya.

Terjadinya gempa bumi tak hanya pada satu wilayah, namun wilayah mana saja bisa terjadi gempa bumi, terlebih lagi pada daerah yang memiliki lapisan tektonik misalnya di sepanjang lempeng benua dan di sekitaran gunung berapa yang masih aktif.

Mungkin cukup sekian pembahasa kali ini mengenai Pengertian Gempa Bumi : Jenis, Penyebab, dan Dampaknya. Semoga dengan penjelasn yang telah dipaparkan diatas dapat membantu dan menambah pengetahuan anda, sekian terima kasih.