Pengertian Nabi dan Rasul : Nama, Tugas serta Peranannya

Pengertian Nabi dan Rasul – Para umat beragama islam pasti sudah tidak asing lagi dengan keberadaan Nabi dan Rasul. Nabi dan Rasul merupakan manusia pilihan yang langsung di utus oleh Allah SWT untuk membimbing umat manusia agar kejalan yang telah ditentukan Allah SWT.

Mengapa manusia jaman dulu perlu dibimbing? sebab meraka dulu sudah benar-benar melanggar ajaran-ajaran islam. Dahulu kala mereka hidup dalam jaman zahiliah atau disebut juga dengan jaman kebodohan. Arti kebodohan yang dimaksud bukan pada ilmu pengetahuan akan tetapi ketidak tahuan atas petunjuk dari ilahi.

Lantas apa pengertian dari Nabi dan Rasul? Apakah memiliki perbedaaan sehingga penyebutannya itu berbeda? Untuk penjelasan lebih lanjutnya mari kita simak penjambarannya dibawah ini.

Pengertian Nabi dan Rasul

Berikut adalah pengertian Nabi dan Rasul yang perlu anda ketahui.

Pengertian Nabi dan Rasul

Pengertian Nabi

Nabi merupakan seseorang yang menerima wahyu langsung dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sehingga disini ia tidak ada kewajiban untuk menyampaikannya kepada orang lain.

Dalam agama islam Nabi merupakan salah satu yang diilhamkan oleh Allah SWT, dan disampaikan kepada orang lain. Ada yang mengatakan bahwa jumlah Nabi ada 124, sebagai mana dalam hadist Muhammad.

Didalam Al-Qur’an disebutkan ada beberapa nabi. Nabi Adam adalah Nabi pertama hingga sampai Nabi Muhammad yang merupakan utusan terkhir. Percaya terhadap Nabi dan Rasul adalah bentuk dari salah satu Rukun Iman dan Islam. Sebenarnya dalam islam terdapat banyak Nabi, namun yang wajib diketahui ada 25 dan 4 dari mereka merupakan penerima kitab suci. Nabi Musa (Kitab Taurat), Nabi Daud (Kitab Zabur), Nabi Isa (Kitab Injil), Nabi Muhammad (Al-Qur’an).

Pengertian Rasul

Rasul adalah seseorang yang menerima wahyu dari Allah SWT, tidak hanya untuk dirinya sendiri namun harus disampaikan kepada umatnya. Oleh sebab itu ada pernyataan yang mengatakan bahwa Nabi itu belum tentu Rasul, akan tapi Rasul sudah pasti seorang Nabi.

Kata Rasul diambil dari bahasa arab yairu Rasala yang artinya memberikan arahan atau bimbinggan. Maka dari itu Rasul adalah Nabi yang diberikan wahyu dan diperintah untuk menyampaikan kepada umat manusia.

Rasul adalah seseorang yang berjenis kelamin laki-laki yang mendapatkan wahyu dari Allah dan memiliki kewajiban untuk menyebar luaskan wahyu tersebut. Rasul terakhir yang di utus Allah SWT adalah Nabi Muhammad SAW, maka dari itu apabila Nabi Muhammad telah wafat, jika ada seseorang yang mengaku bahwa dirinya dalah Rasul maka umat bisa melakukan penolakan, yang mana orang tersebut merupakan orang yang merusak agama.

Dalam Al-Qur’an Allah SWT telah mengutus banyak nabi untuk seluruh umat manusia. Ada beberapa Rasul yang mendapatkan julukan Ulul Azmi diantaranya yaitu Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad.

Perbedaan Nabi dan Rasul

Walaupun Nabi dan Rasul sama-sama diberikan wahyu dari Allah SWT, namun ada perbedaan antara Nabi dan Rasul yang perlu anda ketahui. Sebab ada pernyataan bahwa seorang Nabi belum tentu Rasul, Namun Seorang Rasul sudah pasti Nabi.

Nabi

  • Kata Nabi berasal dari kata Naba yang artinya “berita” atau “informasi”
  • Seseorang yang menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri
  • Tidak memiliki kewajiban untuk menyampaikan kewajiban wahyu dari Allah SWT kepada umat manusia.
  • Melanjutkan ajaran dani Nabi sebelumnya
  • Tidak memiliki sifat tabligh
  • Tidak mendapatkan kitab suci

Rasul

  • Berasal dari kata Rasala yang artinya utusan atau penyampaian
  • Seseorang pilihan dari Allah SWT yang diangkat untuk menyampaikan firmannya kepada umat manusia supaya menjadi pedoman.
  • Wajib menyampaikan wahyu dari Allah SWT untuk seluruh umat manusia
  • Membawa syariat baru
  • Memiliki sifat tabligh
  • Mendapatkan kitab suci dari Allah SWT

Tugas Nabi dan Rasul

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwasannya Nabi dan Rasul mendapatkan wahyu untuk disampaikan kepada umatnya. Wahyu yang disampaikan sebenarnya sama dengan tugas mulia dari Allah SWT, diantaranya sebagai berikut.

  • Mengajak umat manusia untuk menyembah Allah SWT
  • Menyampaikan peritah dan larangan dari Allah swt kepada umat manusia
  • Memberikan petunjuk dan membimbing umat manusia ke arah jalan yang lurus
  • Menjadi suri tauladan yang baik dalam berperilaku
  • Memperingatkan umat manusia tentang hari akhir dan juga akibat yang telah diperbuat manusia
  • Memfokuskan perhatian umat manusia dalam kahidupan akhirat ketimbang duniawi
  • Memberikan pernyataan untuk tidak menentang perintan Allah SWT

Sifat Yang Dimiliki Nabi dan Rasul

Nabi dan Rasul memiliki sifat-sifat yang wajib untuk diketahui diantaranya seperti, Sissiq (kejujuran), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan), Fatanah (kecerdasan). Dan ada juga sifat-sifat yang mustahil dimiliki oleh para nabi dan rasul diantaranya, Kizib (berdusta), Khianat (pengkhianat), Kitman (menyembunyikan akan kebenaran), Baladah (bodoh).

Nama-Nama Nabi dan Rasul Yang Wajib Diketahui

  • Berikut adalah nama-nama Nabi yang wajib diketahui oleh umat muslim, diantaranya sebagai berikut:
  • Nabi Adam AS
  • Nabi Idris AS
  • Nabi Nuh AS
  • Nabi Hud AS
  • Nabi Saleh AS
  • Nabi Ibrahim AS
  • Nabi Ismail AS
  • Nabi Ishaq AS
  • Nabi Luth AS
  • Nabi Ya’qub AS
  • Nabi Yusuf AS
  • Nabi Syu’aib AS
  • Nabi Ayyub AS
  • Nabi Dzulkifli AS
  • Nabi Musa AS
  • Nabi Harun AS
  • Nabi Daud AS
  • Nabi Sulaiman AS
  • Nabi Ilyas AS
  • Nabi Ilyasa AS
  • Nabi Yunus AS
  • Nabi Zakaria AS
  • Nabi Yahya AS
  • Nabi Isa AS
  • Nabi Muhammad SAW

Kritesia Nabi dan Rasul

Bisa dikatakan Nabi dan Rasul sebeb terdapat beberapa kriteria yang harus untuk dipenuhi, diantaranya yaitu:

  • Dipilih dan diangkat langsung oleh Allah
  • Mendapat mandat (wahyu) dari Allah
  • Memiliki sifat cerdas
  • Meupakan umat Bani Adam (Manusia)
  • Nabi dan rasul merupakan seorang pria

Fungsi serta Peran Nabi dan Rasul

Allah SWT, mengutus para Nabi dan Rasul sendiri lebih mengacu kepada suatu pandangan dunia yang lebih universal, memiliki tujuan yang tinggi serta paedah yang beragam guna mengembangkan benih ilmu dan juga amal dari manusia sehingga mereka akan bermikraj bertemu dengan Allah SWT. Beberapa tujuan dari kenabian, berikut diantaranya:

  1. Mengajarkan Ilmu dan Makrifat
  2. Untuk menyempurnakan akan dan juga intelektual
  3. Menegakkan keadilan
  4. Menyelamatkan umat manusia dari kegelapan
  5. Untuk selalu menyembah Allah SWT, dan menjauhi larangannya
  6. Memutuskan permasalahan yang ada di masyarakat
  7. Memberikan arahan kekehidupan yang lebih baik
  8. Mengingatkan nikmat-nikmat yang telah diberikan Allah SWT
  9. Membebaskan manusia

Mungkin cukup sekian pembahasan kali ini dari essay.co.id mengenai Pengertian Nabi dan Rasul : Nama, Tugas serta Peranannya. Semoga yang telah kami berikan diatas dapat menambah wawasan anda, sekian terimakasih.